Tujuh SPPG di Kudus Berhenti Sementara, Data Penerima Manfaat Jadi Masalah


KUDUS – Badan Gizi Nasional menghentikan sementara operasional tujuh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Penghentian dilakukan karena persoalan administrasi dalam pendataan penerima manfaat.

Ketua Paguyuban Mitra SPPG Kabupaten Kudus Wahyu Widodo mengatakan penghentian tersebut bukan sanksi permanen. Operasional dihentikan sementara selama proses verifikasi dan validasi data dilakukan.

“Penghentian tersebut bersifat sementara, menyusul adanya aturan baru dari BGN terkait validasi dan rekonsiliasi data penerima manfaat,” kata Wahyu di Kudus, dikutip dari Antara, Senin, 5 Oktober.

Persoalan muncul karena terdapat ketidaksesuaian antara Data Pokok Pendidikan atau Dapodik dengan sistem yang digunakan BGN. Sejumlah nomor induk sekolah penerima manfaat belum masuk atau belum terinput dalam aplikasi BGN.

Akibatnya, jumlah penerima manfaat yang sebenarnya sudah terdata bisa tidak terbaca dalam sistem.

“Misalnya penerima manfaatnya ada 100 atau 1.000, kalau nomor induk sekolahnya tidak ada di sistem BGN, maka datanya terbaca nol,” ujar Wahyu.

Penghentian sementara mulai berlaku sejak Minggu malam dan berlanjut pada Senin. Operasional akan kembali berjalan setelah persoalan administrasi dan perbaikan data selesai.

“Harapannya satu hari ini selesai,” katanya.

Jika proses pembenahan belum rampung, pengelola SPPG akan berkoordinasi dengan koordinator wilayah dan pihak regional untuk memperbaiki administrasi.

Wahyu menegaskan tujuh SPPG tersebut tidak diberhentikan secara permanen. Persoalan yang dihadapi saat ini berkaitan dengan proses validasi dan rekonsiliasi data penerima manfaat.

Koordinator SPPG Kudus Febria Suryaningrum membenarkan adanya tujuh SPPG yang sementara berhenti beroperasi. Menurut dia, penghentian berkaitan dengan proses pendataan oleh Pusat Data dan Informasi BGN.

Febria belum menjelaskan lebih rinci SPPG yang terdampak maupun perkembangan proses perbaikan data.

Dihimpun dari berbagai sumber, tujuh SPPG yang terdampak berada di Kecamatan Bae, Dawe, Jati, serta masing-masing dua SPPG di Kecamatan Kota dan Kaliwungu.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *