JAKARTA – Kasus over bagasi yang menyeret nama band Juicy Luicy telah menemui titik akhir. Insiden yang terjadi di salah satu acara di Batam itu sempat menghebohkan dunia maya, dan dituntaskan secara damai.
Sebelumnya, pihak EO dan Juicy Luicy saling membuat pernyataan yang bertolak belakang. Hal itu menimbulkan gejolak bagi banyak pihak, dan band asal Bandung itu tentu mengalami dampak.
Apalagi bayaran manggung yang telah dilunasi sempat akan disumbangkan, dan hanya akan dikembalikan 20 juta rupiah. Perkembangan terbaru, kedua belah pihak sudah mencapai kesepakatan.
Lewat unggahan Instagram pada 5 Oktober, akun XYZ Live Ground selaku penyelenggara acara menyampaikan ujung dari konflik panas tersebut.
“Setelah kejadian tersebut, XYZ Live Ground dan Juicy Luicy telah berkomunikasi secara langsung. Kami memandang persoalan ini timbul dari miskomunikasi dalam koordinasi teknis dan operasional menjelang keberangkatan, dan bukan dari niat pihak mana pun untuk merugikan pihak lain,” tulis mereka.
“Terkait fee yang sebelumnya telah diterima dan akan didonasikan, Juicy Luicy telah mengembalikan seluruh dana yang telah diterima kepada XYZ Liveground,” lanjut pernyataan tersebut.
Pihak penyelenggara juga menyampaikan permintaan maaf kepada band pelantun Tanpa Tergesa tersebut. Mereka berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bersama.
“Kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada Juicy Luicy dan berterima kasih kepada Manajemen Juicy Luicy atas iktikad baik dan keterbukaannya dalam menyelesaikan persoalan ini,” tegas XYZ.
Polemik ini disebut mengakibatkan adanya cancel culture pada band asal Bandung tersebut. Namun dengan komunikasi yang telah terjalin, serta sikap terbuka kedua belah pihak, konflik ini berakhir secara damai.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
