JAKARTA – Tyson Fury berhasil mengamankan kemenangan knockout (KO) yang tidak terlalu mencolok atas Mariusz Wach demi menjaga peluangnya menghadapi duel blockbuster melawan sesama petinju Inggris, Anthony Joshua.
Duel antara Fury dan Mariusz Wach berlangsung di Max Muay Thai Stadium, Pattaya, Thailand, pada Jumat, 24 Juli 2026. Petarung berjuluk Raja Gipsi itu mendominasi pertarungan selama tujuh ronde di hadapan tidak lebih dari 1.500 penonton.
Wach yang berusia 46 tahun akhirnya menyerah di atas bangkunya pada awal ronde kedelapan. Kemenangan tersebut menjadi kemenangan ke-36 dalam karier Fury.
Kemenangan atas Wach membuat Fury semakin dekat dengan pertarung menghadapi Joshua, yang juga akan menjalani duel comeback melawan petinju Albania, Kristian Prenga, di Arab Saudi pada Sabtu, 25 Juli 2026.
“Saya sudah melewati ujian saya malam ini. Sekarang mari kita lihat apakah dia [Anthony Joshua] bisa melewati ujiannya,” kata Fury dilansir dari BBC Sport.
Sebelumnya, Fury diperkirakan akan langsung terbang ke Jeddah untuk menyaksikan pertarungan Joshua. Keduanya bahkan disebut berpeluang mengumumkan duel yang telah lama dinantikan tersebut di atas ring jika Joshua mampu mengalahkan Prenga.
Namun, Fury memastikan dirinya tidak akan hadir di Jeddah. Petinju berusia 37 tahun itu memilih pulang ke Inggris untuk berkumpul bersama istri dan anak-anaknya setelah menghabiskan enam dari tujuh bulan terakhir jauh dari keluarga.
“Saya tidak pergi ke Jeddah. Saya pulang menemui istri dan anak-anak saya. Saya akan berkumpul kembali dan mudah-mudahan kami bisa menandatangani pertarungan besar itu pekan depan,” ujar Fury.
Lokasi duel Fury melawan Joshua masih menjadi tanda tanya. Promotor Joshua, Eddie Hearn, menyebut kontrak sang petinju mengharuskan pertarungan digelar di Inggris. Namun, muncul spekulasi bahwa duel tersebut bisa berlangsung di Amerika Serikat.
“Kami akan pergi ke mana pun pertarungan itu digelar. Siapa tahu? Bisa saja di Las Vegas, New York, Irlandia, atau London. Siapa yang tahu di mana pertarungan itu akan berlangsung?” kata Fury.
Duel yang melibatkan Fury dan Joshua diperkirakan akan menjadi salah satu pertarungan terbesar dalam sejarah tinju Inggris dan berpotensi disiarkan melalui Netflix.
Platform streaming tersebut kini memiliki lebih dari 325 juta pelanggan di seluruh dunia dan semakin agresif memasuki industri tinju, setelah sukses menayangkan duel Jake Paul melawan Mike Tyson yang diperkirakan ditonton 125 juta orang secara global pada November 2024.
Rencana pertarungan Fury dengan Joshua juga menjadi gambaran perubahan lanskap tinju dunia. Pertarungan Fury melawan Wach bahkan tidak disiarkan langsung melalui televisi maupun radio dan akan menjadi bagian dari musim ketiga serial realitas At Home With The Furys di Netflix.
Jika duel melawan Joshua terealisasi, pertarungan tersebut berpotensi menjadi panggung besar berikutnya bagi platform streaming itu sekaligus mempertemukan dua bintang kelas berat Inggris yang telah lama dinantikan publik.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
