
JAKARTA – Pemerintah membahas kondisi industri tekstil dan produk tekstil atau TPT di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa, 22 September. Namun, arah pembahasan maupun kebijakan yang akan didorong belum diungkap.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membenarkan industri TPT menjadi salah satu agenda yang dibicarakan.
“Pertama bicara mengenai industri TPT,” kata Airlangga seusai berada di Kompleks Istana Kepresidenan.
Saat ditanya lebih jauh mengenai pembahasan industri tekstil, Airlangga belum memberikan rincian.
“Iya, industri tekstil. Nanti kita lihat,” ujarnya.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani juga membenarkan industri TPT masuk dalam agenda.
Namun, Rosan mengatakan pembahasan baru akan dilakukan sehingga belum ada keputusan atau langkah yang bisa disampaikan kepada publik.
“Iya, di antaranya. Kan baru mau pembahasan. Nanti kita kasih tahu kalau sudah,” kata Rosan.
Ketika ditanya mengenai kebijakan yang akan didorong untuk industri TPT, Rosan kembali mengatakan pembahasannya belum selesai.
“Baru mau pembahasan nanti. Kalau sudah jelas nanti kita ngomong,” ujarnya.
Airlangga juga ditanya mengenai wacana pendidikan gratis dari tingkat sekolah hingga perguruan tinggi yang sebelumnya disampaikan Presiden.
Ia tidak memberikan penjelasan mengenai rencana tersebut dan meminta publik menunggu keterangan langsung Presiden.
“Nanti kita dengarkan dari beliau langsung,” kata Airlangga.
Begitu juga Rosan. Ia juga tidak menjelaskan lebih jauh ketika ditanya mengenai keringanan uang kuliah tunggal atau UKT di perguruan tinggi negeri.
“Nanti aja,” ujarnya.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
