Menlu Iran Peringatkan Serangan Terhadap Beirut akan Memicu Kembali Perang


JAKARTA – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memperingatkan pada Hari Rabu, setiap serangan terhadap Beirut, Lebanon akan memicu “kembalinya perang skala penuh” di Timur Tengah, seiring Israel melanjutkan kampanyenya melawan kelompok militan Lebanon, Hizbullah.

Iran telah berulang kali menegaskan, setiap kesepakatan untuk mengakhiri perang Timur Tengah yang lebih luas — yang diikuti oleh sekutunya, Hizbullah, pada 2 Maret — juga harus menghentikan pertempuran di Lebanon.

“Nasib perang antara Iran dan Zionis (Israel) dan Amerika tidak dapat dipisahkan dari nasib pertempuran di Lebanon, dan kedua front ini telah saling terkait sejak hari pertama,” kata Menlu Araghchi kepada televisi Al Mayadeen, seperti melansir Al Arabiya dari AFP (4/6).

“Setiap serangan terhadap Beirut akan memiliki konsekuensi serius dan akan menyebabkan kembalinya perang skala penuh,” lanjutnya, menambahkan bahwa “angkatan bersenjata Iran siap menyerang Israel jika menyerang Beirut.”

Menlu Araghchi juga menegaskan, agar perang di Lebanon berakhir, pasukan Israel harus keluar dari negara itu.

“Berakhirnya perang di Lebanon juga berarti berakhirnya pendudukan. Artinya, berakhirnya perang harus disertai dengan penarikan pasukan rezim Zionis dari wilayah yang telah mereka duduki,” tegasnya.

Komentarnya muncul ketika para diplomat Israel dan Lebanon akan mengadakan pembicaraan langsung hari kedua di Washington.

Pembicaraan tersebut merupakan bagian dari putaran keempat pembicaraan sejak pertempuran di Lebanon meletus ketika Hezbollah menembakkan roket ke Israel sebagai balasan atas pembunuhan pemimpin tertinggi Iran.

Hezbollah sangat menentang negosiasi langsung tersebut.

Berbicara menjelang pembicaraan tersebut, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan kepada stasiun televisi AS CNBC, ia dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump memiliki tujuan yang sama “untuk melucuti senjata Hezbollah dan untuk mendemiliterisasi Lebanon.”





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *