
JAKARTA – Jakarta Fair Kemayoran (JFK) akan kembali digelar pada tahun ini. Ajang pameran dan hiburan terbesar di Asia Tenggara itu bakal berlangsung selama 32 hari, mulai 11 Juni–12 Juli 2026 mendatang di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat.
JIExpo menargetkan lebih dari 6 juta pengunjung selama penyelenggaraan berlangsung. Nilai transaksi juga dipatok mendekati Rp8 triliun. Target tersebut lebih tinggi dibanding capaian Jakarta Fair tahun lalu yang mencatatkan 5,9 juta pengunjung dengan total transaksi Rp7,3 triliun.
“Kita lihat tahun lalu kita mencapai kurang lebih 5,9 juta pengunjung dengan transaksinya Rp7,3 triliun. Of course, kita harapkan tahun ini pengunjungnya akan di atas 6 juta dan mungkin transaksinya juga mendekati Rp8 triliun, target kita,” kata Marketing Director PT Jakarta International Expo (JIExpo) Ralph Scheunemann di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis, 4 Juni.
Meski begitu, Ralph tak menampik kondisi global dapat memengaruhi capaian Jakarta Fair tahun ini. Menurut dia, sejumlah agenda pameran di berbagai negara bahkan terpaksa dibatalkan akibat situasi geopolitik yang belum stabil.
“Contohnya kalau semua pameran-pameran di Timur Tengah itu rata-rata beberapa bulan terakhir ini dan beberapa bulan ke depan pada dibatalkan semua akibat situasi panas di Timur Tengah,” ujarnya.
Ralph mengakui target tersebut dipasang di tengah kondisi ekonomi global yang masih bergejolak. Namun, pihaknya tetap optimistis daya beli masyarakat dan aktivitas bisnis di Jakarta mampu menopang penyelenggaraan pameran tahunan tersebut.
“Kita harapkan pengaruhnya di Indonesia atau Jakarta secara khusus itu tidak sebesar di tempat lain. Karena kita lihat kalau pameran-pameran yang lain banyak sekali yang sudah dibatalkan,” tutur Ralph.
Jakarta Fair 2026 menjadi penyelenggaraan ke-57 sejak pertama kali digelar pada 1968. Tahun ini, event tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-499 DKI Jakarta sekaligus menuju 500 tahun Kota Jakarta pada 2027. Ralph menyebut Jakarta Fair akan ikut terlibat dalam berbagai agenda menuju perayaan lima abad Jakarta.
“Kita tinggal satu tahun lagi menyambut 500 tahunnya lahirnya Ibu Kota Indonesia, Jakarta. Di mana bisa dikatakan memang Jakarta Fair tahun ini adalah salah satunya road to 500 years. Jadi memang kita akan bekerja sama sangat-sangat dekat juga dengan pihak Pemprov DKI untuk merencanakan dan melakukan kegiatan-kegiatan road to 500 tahun ini yang akan dimulai dari tahun ini, 499 ini,” jelasnya.
Dari sisi peserta, Jakarta Fair tahun ini diikuti 2.800 peserta dengan 1.800 stan pameran. Komposisinya terdiri atas 55 persen sektor swasta dan 45 persen pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Peserta akan menampilkan beragam produk dari sektor otomotif, elektronik, gadget, perlengkapan rumah tangga, furnitur, fesyen, kuliner, industri kreatif, kosmetik, hingga jasa keuangan.
Tak hanya menjadi ajang promosi dan transaksi bisnis, Jakarta Fair juga tetap mengandalkan sektor hiburan untuk menarik pengunjung. Selama 32 hari penyelenggaraan, panggung Jakarta Fair Music Concert akan menghadirkan sederet musisi nasional seperti Slank, Hindia, Sal Priadi, Kotak, J-Rocks, Last Child, Tipe-X, The Changcuters, Fiersa Besari, Juicy Luicy, Superman Is Dead, Endank Soekamti, JKT48, NDX AKA, Perunggu, hingga For Revenge.
Melanjutkan, General Manager Operations JIExpo Oki Setiawan mengatakan pihaknyan juga menyiapkan sejumlah perbaikan fasilitas pendukung, termasuk akses transportasi umum menuju arena pameran. Salah satunya, Transjakarta akan menambah layanan menuju Jakarta Fair selama event berlangsung.
“Di tahun ini saat Jakarta Fair juga akan ada rute Transjakarta tambahan ke Jakarta Fair dari beberapa lokasi yang bisa tersambung sampai ke Jakarta Fair. Haltenya akan masuk di halte yang melekat dengan Pintu 2 kita,” ungkap Oki.
Adapun rute TransJakarta yang melayani Jakarta Fair Kemayoran 2026 yakni PRJ 1 Kampung Melayu-JIExpo, PRJ 2 Pulo Gadung-JIExpo, 2C Balai Kota-JIExpo, serta 1W Blok M-Ancol.
Harga tiket masuk Jakarta Fair tahun ini tidak mengalami perubahan. Tiket dibanderol Rp40 ribu pada Senin, Rp50 ribu untuk Selasa hingga Jumat, serta Rp60 ribu pada Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional.
