Michael Sweet Ungkap Rencana Stryper Rekam Tiga Album Sekaligus, Demi Kejar Target 21 Album


JAKARTA – Michael Sweet baru-baru ini mengungkap rencana Stryper untuk kembali meracik musik di studio. Sang vokalis dan gitaris itu menyebut paling cepat album tersebut akan meluncur pada Januari 2027.

Kabar tersebut disampaikan dalam wawancara dengan Lots Of Muzik, seperti dikutip Blabbermouth.net. Rencana ini muncul menjelang perilisan album studio ke-18 Stryper, Throne Of Thorns, yang dijadwalkan hadir pada 25 September lewat Frontiers Music Srl.

Menurut Sweet, semua detailnya masih dimatangkan. “Ya, itu yang sedang kami bicarakan. Kami sedang mengatur semua detailnya. Tapi kalau berjalan lancar, kami akan masuk studio pada Januari dan merekam materi untuk tiga album. Alasannya, kami ingin mencapai target 21 album. Ini album ke-18, jadi tiga lagi akan menggenapinya menjadi 21,” ujarnya.

Sweet juga menjelaskan alasan bandnya merekam begitu banyak lagu sekaligus ketimbang mengikuti siklus lazim satu album setiap satu atau dua tahun. Ia menyinggung perjuangannya melawan kanker tiroid papiler dan masalah kesehatan yang masih dihadapi gitaris Oz Fox.

“Saya bilang ke label, manfaatkan kami selagi bisa. Saat ini kami masih mampu tampil di level ini, tapi setahun, dua tahun, atau empat tahun lagi belum tentu. Bisa Oz, bisa juga saya,” katanya.

Sweet melanjutkan bahwa operasi lanjutan berisiko lebih tinggi bagi pita suaranya.

“Kalau saya harus operasi lagi, kata dokter risikonya lebih besar, termasuk kerusakan pada pita suara. Selalu ada kemungkinan terburuk. Saya memang menyerahkan semuanya pada Tuhan, tapi hal-hal seperti itu bisa terjadi. Itulah kenyataannya,” ungkapnya.

Meski direkam sekaligus, ketiga album itu tidak akan dirilis bersamaan. Sweet menegaskan jadwalnya tetap seperti biasa. Bila rekaman dilakukan tahun depan, album pertama baru terbit sekitar dua tahun setelah Throne Of Thorns, disusul album berikutnya beberapa tahun kemudian. Dengan begitu, band tak perlu cemas soal kondisi fisik para personel di masa depan, mulai dari kemampuan bermain Oz, suara Sweet, hingga kemungkinan pensiunnya basis Perry Richardson atau drummer Robert Sweet.

Sweet sendiri saat ini masih berjuang melawan kanker tiroid papiler, jenis kanker tiroid yang paling umum. Diagnosis itu diterimanya musim gugur lalu, kurang dari sebulan setelah ia menjalani biopsi pada nodul di lobus kanan tiroidnya. Sebelumnya, pada Desember 2023, sebagian tiroid di sisi kiri Sweet telah diangkat. Ia pun terbuka kepada penggemar soal dampak kondisi tersebut terhadap suaranya.

Sementara itu, Oz Fox lebih dulu menghadapi cobaan berat. Pada 2018, ia terjatuh saat manggung akibat serangan kejang. Dokter kemudian menemukan dua tumor di otaknya, satu di dekat telinga dan satu lagi di bagian belakang otak. Kejang pertama itu terjadi Agustus 2018, ketika ia tampil bersama Sin City Sinners di Harrah’s, Las Vegas. Pada Agustus 2019, Oz menyebut tumor tersebut membesar.

Hanya beberapa pekan setelah kejang pertama, Stryper tetap menjalani tur Australia dan Jepang sebagai trio, lalu merekrut Howie Simon untuk menggantikan Oz selama ia belum bisa tur. Pada Oktober 2020, Oz sempat dirawat di rumah sakit setelah kembali mengalami kejang hebat. Operasi otak terbarunya bahkan membuatnya absen dari tur akustik Stryper bertajuk “To Hell With The Amps” pada musim semi 2024.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *