Karhutla Meluas, KSAD Siap Kerahkan Kemampuan TNI AD untuk Percepat Pemadaman


JAKARTA – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita memastikan TNI AD akan ikut memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla, terutama di kawasan gambut.

Menurut Tandyo, sebaran satuan TNI AD yang luas memungkinkan personel bergerak membantu pemadaman di berbagai daerah.

“Kalau untuk karhutla pasti, karena TNI Angkatan Darat paling banyak sebarannya,” kata Tandyo usai dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai KSAD di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 15 Oktober.

Ia mengatakan TNI AD akan mengerahkan kemampuan yang tersedia untuk mempercepat penanganan kebakaran.

“Untuk bisa mempercepat membantu pemadaman, khususnya lahan-lahan gambut, ini akan mengerahkan semampunya TNI Angkatan Darat untuk mempercepat pemadaman ini,” ujarnya.

Tandyo tidak merinci jumlah personel maupun satuan yang akan dikerahkan.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita memastikan TNI AD akan ikut memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. (Teddy VOI)
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita memastikan TNI AD akan ikut memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. (Teddy VOI)

Selain penanganan karhutla, ia mengatakan TNI AD memiliki sejumlah pekerjaan lain setelah dirinya resmi menjabat KSAD.

Menurut Tandyo, sejumlah program strategis Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melibatkan TNI AD dan perlu dipercepat pada tahap pelaksanaan.

“Banyak program-program strategis dari Presiden Prabowo Subianto dan Bapak Wapres Gibran yang melibatkan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat. Tentunya ini akan menjadi PR dari Angkatan Darat untuk bisa mempercepat, khususnya untuk operasionalisasi,” katanya.

Tandyo menyebut KDKMP, sekolah rakyat, dan ketahanan pangan sebagai beberapa program yang akan ditindaklanjuti.

Ia mengatakan sebagian program, seperti ketahanan pangan dan KDKMP, sebenarnya sudah berjalan sebelum dirinya dilantik.

“Itu yang kita teruskan,” ujar Tandyo.

Ia juga menyebut pembangunan kekuatan TNI AD tetap menjadi bagian dari pekerjaan yang akan dilanjutkan bersama Kementerian Pertahanan.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *