
JAKARTA – Unit Reskrim Polsek Tanjung Priok berhasil meringkus seorang yang diduga kuat sebagai bagian dari pelaku begal motor terhadap ojol yang terjadi di Jalan Cucut, tepatnya samping Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Utara lama, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
“Tersangka yang diamankan berinisial AER (24). Sementara kami masih mendalami peran pelaku dalam aksi begal tersebut,” kata Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok, AKP Handam Samudro kepada VOI, Kamis, 8 Oktober 2026.
Tersangka berinisial AER diketahui sebagai warga Jalan Warakas 1, Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok. Saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan dan pengembangan terhadap tersangka.
“Kami masih dalami terkait peran pelaku apakah sebagai pelaku utama atau turut serta pada kejadian pencurian dengan kekerasan tersebut. Atau ia sebagai perantara penadah barang bukti motor milik korban,” ujarnya.
Penangkapan tersangka berawal dari proses penyelidikan yang dilakukan AKP Handam terhadap para pelaku tindak kejahatan jalanan tersebut. Polisi melakukan penyelidikan di Jalan Samudra, Tanjung Priok.
Ketika tim melakukan penyelidikan, polisi mendapat informasi dari masyarakat bahwa adanya motor korban yang dibawa oleh seorang pelaku.
“Kami bersama warga sekitar mengamankan barang bukti motor korban jenis Honda Vario 150 bernopol B 3273 UNA dan orang yang membawa motor tersebut,” katanya.
Terkait peran pelaku dalam aksi begal tersebut masih dalam pemeriksaan polisi.
“Saat ini peran pelaku yang diamankan masih dalam pendalaman lebih lanjut apakah sebagai pelaku curas atau penadah barang bukti curian berdasarkan bukti-bukti yang sedang dikumpulkan penyidik,” katanya.
Sementara korban pengendara ojol berinisial SW, warga Kampung Muara Bahari masih menjalani perawatan di rumah sakit umum daerah (RSUD) Koja.
“Korban saat ini dirawat di RSUD Koja dan telah mendapatkan perawatan dari pihak rumah sakit,” ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, seorang pengemudi ojek online (ojol) menjadi sasaran aksi begal yang terjadi di depan Stasiun Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Kamis 8 Oktober 2026. Kejadian terjadi sekitar pukul 01.00 WIB dinihari.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
