HALMAHERA TENGAH – Pemerintah mendorong kawasan industri Weda Bay masuk lebih dalam ke rantai pasok global baterai kendaraan listrik. Targetnya tidak berhenti pada pengolahan nikel, tetapi mencakup material baterai, komponen, baterai, hingga daur ulang.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani mengatakan rangkaian investasi baru di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park atau IWIP akan memperluas ekosistem industri kendaraan listrik.
“Ini akan menjadikan the whole ecosystem sudah ada di sini. Kita akan jadi rantai pasok global baterai kendaraan listrik,” kata Rosan saat melaporkan perkembangan investasi kepada Presiden Prabowo Subianto di Halmahera Tengah, Kamis, 8 Oktober.
Proyek yang dikembangkan mencakup baterai berbasis nikel, material baterai, separator baterai kendaraan listrik, elektrolit baterai, aluminium elektrolitik, alat berat berbasis listrik, hingga kaca fotovoltaik untuk industri tenaga surya.
Menurut Rosan, arah hilirisasi tersebut pada akhirnya menuju industrialisasi. Kawasan berbasis nikel tidak hanya menghasilkan bahan antara, tetapi didorong masuk ke produk dengan nilai tambah lebih tinggi.
Ia juga menyebut ekosistem baterai akan dilengkapi hingga tahap daur ulang.
Selain sektor baterai, Rosan mengatakan investor di kawasan tersebut juga mulai masuk ke energi surya. Salah satu investor bahkan telah berkomunikasi dengan Danantara mengenai kemungkinan berpartisipasi dalam program pembangkit listrik tenaga surya 100 gigawatt.
Rencana itu, kata Rosan, akan dibicarakan lebih lanjut bersama Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.
Di kawasan IWIP terdapat sekitar 52 tenant dari berbagai negara. Sejak 2018, investasi yang masuk telah mencapai sekitar 20 miliar dolar AS dan diproyeksikan bertambah menjadi sekitar 27 miliar dolar AS.
Rosan mengatakan pengembangan industri tersebut diharapkan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global kendaraan listrik sekaligus memperluas basis industri di luar Jawa.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
