Transisi Bandung Zoo, Pemerintah Kota Bandung Prioritaskan Nasib Eks Karyawan


BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung memastikan proses transisi pengelolaan Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo berjalan dengan baik. Pemerintah juga memprioritaskan penyelesaian aspek sosial, terutama terkait para eks pekerja yang terdampak perubahan pengelolaan.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan penyelesaian persoalan sosial menjadi salah satu prioritas Pemkot Bandung sebelum proses revitalisasi Bandung Zoo dilanjutkan secara lebih terarah bersama pengelola baru, Faunaland.

“Untuk saat ini, prioritas Pemkot Bandung adalah memastikan proses transisi pengelolaan Kebun Binatang Bandung berjalan dengan baik, termasuk menuntaskan aspek sosial yang berkaitan dengan eks pekerja,” kata Farhan kepada ANTARA di Bandung, Jawa Barat, Minggu.

Menurut Farhan, setelah masa transisi pengelolaan tertata dengan baik, proses revitalisasi Bandung Zoo dapat dilanjutkan secara lebih terarah dan berkelanjutan bersama pihak pengelola.

Saat ini, Pemkot Bandung juga fokus menyiapkan kesempatan kerja bagi eks karyawan Bandung Zoo yang terdampak perubahan pengelolaan.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung Yayan Ahmad Brilyana mengatakan hasil asesmen yang dilakukan Faunaland menjadi salah satu dasar dalam menentukan peluang penempatan kerja bagi para eks karyawan.

Penempatan tersebut mempertimbangkan kompetensi, keterampilan, serta pengalaman masing-masing pekerja dan kebutuhan tenaga kerja yang tersedia.

“Hasil asesmen tersebut menjadi salah satu dasar bagi kami untuk melihat peluang penempatan kerja yang sesuai dengan kompetensi masing-masing serta kebutuhan tenaga kerja yang tersedia,” ujar Yayan.

Dari total 121 eks karyawan Bandung Zoo, sebanyak 57 orang tercatat sebagai pekerja terdampak. Mereka memiliki beragam latar belakang keterampilan dan pengalaman, mulai dari perawatan satwa, operasional, sarana dan prasarana, pertamanan, nutrisi satwa, pelayanan tiket hingga administrasi.

Yayan mengatakan Faunaland telah menyepakati rencana penempatan kerja dengan mempertimbangkan kompetensi para eks karyawan serta kebutuhan tenaga kerja di masing-masing perangkat daerah.

“Penempatan akan menggunakan pola tenaga outsourcing atau kontrak perorangan sesuai kebutuhan dan mekanisme yang berlaku,” katanya.

Sementara itu, General Manager Faunaland Dwiki G Prakoso mengatakan pihaknya terus mempersiapkan pengelolaan Bandung Zoo seiring dengan proses revitalisasi dan persiapan menuju pembukaan kembali untuk masyarakat.

Faunaland, kata Dwiki, tetap menghargai kontribusi para pekerja yang selama ini menjadi bagian dari Bandung Zoo. Selama masa penutupan, para pekerja turut berperan menjaga kawasan dan memastikan perawatan satwa tetap berjalan.

“Yang kami persiapkan bukan hanya kawasan dan fasilitasnya, tetapi juga organisasi yang dapat mendukung pengelolaan Bandung Zoo secara berkelanjutan,” ujarnya.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *