Anthropic Pertimbangkan Model AI Baru untuk Hadapi GPT-6 Astra


JAKARTA – Anthropic mempertimbangkan peluncuran model kecerdasan buatan baru untuk merespons perkembangan GPT-6 Astra dari OpenAI yang mulai mendapatkan perhatian dari pengguna perusahaan. Pertimbangan tersebut muncul ketika Anthropic juga bersiap menghadapi rencana penawaran saham perdana dan CEO Anthropic, Dario Amodei baru-baru ini menyerukan perlambatan pengembangan kemampuan AI.

Menurut tiga sumber yang dikutip Reuters, Anthropic sedang mengevaluasi kemungkinan mempercepat peluncuran model baru untuk menghadapi momentum OpenAI setelah GPT-6 Astra diluncurkan pada September 2026. Belum ada keputusan final mengenai peluncuran tersebut maupun jadwal resminya.

Pertimbangan itu berlangsung setelah Amodei pada 12 September menerbitkan esai sepanjang sekitar 3.800 kata yang menyerukan komunitas AI global memperlambat laju pengembangan kemampuan model. Ia menilai diperlukan lebih banyak waktu untuk menangani persoalan keamanan seiring meningkatnya kemampuan sistem AI.

Reuters melaporkan bahwa Anthropic juga melakukan evaluasi keamanan terhadap model berikutnya sebagai bagian dari pembahasan mengenai kemungkinan peluncuran. Dengan demikian, keputusan untuk merilis model baru masih bergantung pada proses evaluasi tersebut.

Di sisi lain, GPT-6 Astra yang diluncurkan OpenAI pada awal September disebut mendapatkan peningkatan penggunaan di kalangan perusahaan. Perkembangan tersebut mendorong sebagian investor yang berbicara kepada Reuters untuk kembali menilai posisi Anthropic di pasar perangkat AI untuk perusahaan.

Data dari platform pelacakan pengeluaran perusahaan Ramp, sebagaimana dikutip dalam laporan tersebut, menunjukkan GPT-6 Astra menguasai sekitar 13 persen pengeluaran AI perusahaan yang dilacak. Sementara itu, Claude Fable milik Anthropic berada di sekitar 8 persen.

GPT-6 Astra juga membantu OpenAI mengambil posisi teratas di OpenRouter, sebuah platform yang mengarahkan lalu lintas pengembang ke berbagai model AI. Perubahan tersebut menjadi perkembangan penting dalam persaingan antara kedua perusahaan setelah Anthropic sebelumnya memiliki posisi kuat dalam penggunaan model AI untuk perusahaan.

Meski menghadapi tekanan persaingan, Anthropic masih memiliki tingkat pendapatan tahunan berjalan yang lebih tinggi. Reuters melaporkan pendapatan tahunan berjalan Anthropic telah melampaui 65 miliar dolar AS pada Juli 2026, sedangkan OpenAI berada di atas 40 miliar dolar AS pada periode yang sama.

Persaingan tersebut juga berlangsung ketika perusahaan AI menghadapi tekanan untuk meningkatkan profitabilitas. Model AI sumber terbuka dengan biaya lebih rendah menjadi salah satu tantangan bagi perusahaan komersial, sementara sejumlah pelanggan besar juga mengembangkan kemampuan AI mereka sendiri untuk mengurangi ketergantungan pada penyedia eksternal.

Anthropic juga sedang mempertimbangkan waktu pelaksanaan penawaran saham perdananya. Reuters melaporkan perusahaan dapat menunda IPO hingga setelah pemilu sela Amerika Serikat, sementara OpenAI telah menyatakan tidak akan melakukan penawaran saham perdana pada 2026.

Untuk saat ini, Anthropic belum mengumumkan model baru tersebut secara resmi. Perusahaan masih mengevaluasi aspek keamanan dan pertimbangan bisnis sebelum menentukan apakah dan kapan model berikutnya akan diluncurkan.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *