JAKARTA – Memori hari ini, tiga tahun yang lalu, 21 September 2023, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tegaskan Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai wujud pemerataan ekonomi. IKN dianggapnya sebagai pemutus mata rantai anggapan Pembangunan melulu di Pulau Jawa.
Sebelumnya, pemerintah kerap fokuskan pembangunan di Pulau Jawa saja. Kondisi itu membuat pemerataan ekonomi di wilayah lainnya bak pepesan kosong belaka. Presiden Jokowi coba beride mewujudkan pemerataan ekonomi dengan hadirkan IKN.
Pemerataan ekonomi kerap jadi masalah yang tak pernah beres di Indonesia. Pemimpinnya boleh berganti, tapi masalahnya selalu sama: pemerataan ekonomi. Narasi itu didukung dengan pemerintah yang seraya jadikan Pulau Jawa bak anak emas.
Pembangunan di Pulau Jawa dilakukan secara masif. Kondisi itu membuat Pulau Jawa punya daya saing tinggi. Imbasnya pertumbuhan ekonomi hanya dirasakan mereka yang hidup di Pulau Jawa saja.
Mereka yang berada di luar Pulau Jawa kerap gigit jari. Gelora protes terkait pemerintah yang Jawa sentris muncul di mana-mana. Kritik itu kemudian sampai ke telingga Jokowi kala jadi orang nomor satu di Indonesia.

Jokowi selama menjabat mencoba mencari cara supaya pembangunan di Indonesia merata. Narasi itu membuat wujud pemerataan ekonomi secara nasional dapat terjadi. Ia kemudian mencoba memindahkan Ibu Kota dari Jakarta ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Jokowi berencana membangun calon Ibu Kota baru, IKN. Jajaran pemerintahan Jokowi pun berlomba-lomba menunjukkan keseriusannya membangun IKN. Bahkan, pemerintah sudah memiliki rencana terkait pemindahan ASN ke IKN kala infrastruktur mulai siap.
“Tahap pertama itu 60.000 ASN, TNI-Polri sudah dibicarakan dalam rapat Kemenpan RB dan Bappenas. Tahapan pemindahan ASN dan kementerian/lembaga dilakukan secara bertahap 2024-2034. Dengan mempertimbangkan kesiapan pembangunan infrastruktur IKN.”
“Kemudian, pemilihan kementerian/lembaga yang pindah mempertimbangkan tata urutan tentang kelembagaan pemerintah yakni berdasarkan UUD 1945, UU Kementerian Negara, Perpres Organisasi Kementerian Negara dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan,” ujar Tjahjo sebagaimana dikutip laman kompas.com, 18 Maret 2022.
Presiden Jokowi pun tak hanya sekali dua kali mengungkap keinginan soal pemerataan ekonomi lewat IKN. Narasi itu diulang-ulangnya dalam setiap kesempatan. Ambil contoh kala Jokowi melakukan seremonial peletakan batu pertama Hotel Nusantara di IKN pada 21 September 2023.
Jokowi kembali mengungkap bahwa IKN adalah wujud dari pemerataan ekonomi yang diinginkan oleh segenap rakyat Indonesia. Kehadiran IKN dapat memutus mata rantai pembangunan dan pemerataan ekonomi hanya terjadi di Pulau Jawa.
“Pulau Jawa menjadi magnet dari seluruh penduduk yang ada di negara kita Indonesia, semuanya, semuanya, utamanya ke Jakarta. Oleh sebab itu, beban yang terlalu berat ini harus dikurangi. Dari yang dulunya kita Jawa-sentris, kita tarik menjadi Indonesia-sentris sehingga terjadi pemerataan pertumbuhan ekonomi dan pemerataan jumlah penduduk yang kita miliki,” ujar Jokowi sebagaimana dikutip laman Sekretariat Kabinet, 21 September 2023.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
