TOKYO – Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi merombak kabinetnya pada Kamis, tetapi tetap mempertahankan sejumlah menteri utama. Perubahan paling menonjol datang dari masuknya tokoh Japan Innovation Party atau JIP ke kabinet untuk pertama kalinya.
Menurut Kyodo News, dikutip Kamis, 17 September, perombakan ini merupakan yang pertama sejak Takaichi menjabat perdana menteri tahun lalu. Langkah tersebut dilakukan menjelang sidang luar biasa parlemen yang diperkirakan mulai digelar pada Oktober.
Sekretaris Kabinet Minoru Kihara, Menteri Luar Negeri Toshimitsu Motegi, Menteri Keuangan Satsuki Katayama, Menteri Pertahanan Shinjiro Koizumi, serta Menteri Kebijakan Ekonomi dan Fiskal Minoru Kiuchi tetap mempertahankan jabatan masing-masing.
Perubahan terjadi pada posisi Menteri Dalam Negeri. Yoshimasa Hayashi digantikan Hisayuki Fujii, anggota Partai Demokrat Liberal atau LDP di Majelis Rendah.
Hayashi, 65 tahun, pernah menjadi orang dekat mantan Perdana Menteri Fumio Kishida. Ia juga pernah menjabat sebagai menteri luar negeri dan menteri pertahanan.
Hayashi dipandang sebagai salah satu calon potensial dalam perebutan kepemimpinan LDP tahun depan.
Dalam pemilihan ketua LDP sebelumnya, Hayashi, Motegi, dan Koizumi sama-sama kalah dari Takaichi. Dengan Motegi dan Koizumi tetap berada di kabinet, Kyodo menilai ruang bagi keduanya untuk mengambil posisi berseberangan dengan Takaichi menjadi lebih sempit.
Perombakan kali ini juga membawa Hiroshi Nakatsuka ke kabinet. Mantan Sekretaris Jenderal JIP itu ditunjuk sebagai menteri yang menangani reformasi regulasi, reformasi administrasi, dan kebijakan terkait anak.
Nakatsuka menjadi menteri pertama dari JIP sejak partai tersebut menjadi mitra koalisi LDP.
JIP yang berbasis di Prefektur Osaka sebelumnya mendukung LDP dari luar kabinet sejak kedua partai konservatif itu membentuk koalisi pada 20 Oktober.
Koalisi tersebut memastikan Takaichi memperoleh dukungan yang cukup untuk terpilih sebagai perdana menteri dalam pemungutan suara parlemen sehari kemudian.
Dukungan terhadap kabinet Takaichi dalam beberapa bulan terakhir berada di kisaran 50 persen. Saat awal pemerintahannya, tingkat dukungan berada di sekitar 70 persen.
Sebelum merombak kabinet, Takaichi lebih dulu mengubah susunan petinggi LDP pada Rabu. Namun, sejumlah tokoh penting tetap dipertahankan, termasuk Wakil Presiden LDP Taro Aso dan Sekretaris Jenderal Shunichi Suzuki.
Setelah perombakan kabinet dan kepengurusan partai, pemerintahan Takaichi bersiap menghadapi sidang luar biasa parlemen yang diperkirakan dibuka pada 5 Oktober.
Salah satu agenda utama adalah rencana menurunkan pajak konsumsi untuk makanan dan minuman dari 8 persen menjadi 1 persen selama dua tahun mulai April.
Agenda lain adalah rancangan reformasi politik untuk memangkas jumlah kursi Majelis Rendah. Rancangan itu sebelumnya ditunda setelah diajukan blok pemerintah pada sidang parlemen lalu dan mendapat kritik keras dari partai oposisi.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
