JAKARTA – Solois Hanin Dhiya resmi menandai babak baru dalam perjalanan karier musiknya bersama label Musica Studios. Langkah anyar tersebut ditandai dengan perilisan ulang salah satu nomor patah hati legendaris milik band D’MASIV, Cinta Ini Membunuhku, pada Rabu, 16 September.
Hadir dengan karakter vokal yang lembut dan khas, Hanin memberi sentuhan berbeda pada lagu karya Rian Ekky Pradipta tersebut. Lewat aransemen yang lebih sendu, lagu yang dirilis pertama kali belasan tahun lalu ini terasa seperti kisah lama yang dibuka kembali dengan perspektif yang lebih intim.
Mengusung benang merah “Katanya cinta, kok malah sakit?”, Hanin mengakui bahwa membawakan kembali tembang yang sudah begitu melekat di hati publik merupakan tantangan tersendiri.
“‘Cinta Ini Membunuhku’ adalah lagu yang menurut aku sudah sangat dekat dengan banyak orang. Dulu mungkin lagu ini pernah menemani masa patah hati mereka, dan sekarang aku mencoba membawakan kembali dengan warna dan rasa yang berbeda,” ungkap Hanin dalam siaran pers resminya.
“Tantangannya adalah bagaimana tetap menjaga rasa dari lagu aslinya, tapi di saat yang sama bisa memberikan interpretasi yang lebih personal,” lanjutnya.
Lebih dari sekadar proyek daur ulang, kehadiran lagu ini juga diniatkan sebagai jembatan lintas generasi—mempertemukan pendengar setia era awal D’MASIV dengan audiens muda masa kini, khususnya para penggemar Hanin yang tergabung dalam fanbase Haninours.
“Kadang kita merasa sudah sembuh dari sebuah cerita, tapi ketika mendengar lagu tertentu, ternyata masih ada sedikit rasa yang tertinggal. Semoga versi ini bisa kembali menemani kalian semua yang merasakannya. Penyanyinya memang sudah berbeda, tapi kalau lukanya… mungkin masih sama,” tutur Hanin.
Dari segi dapur rekaman, penggarapan musik lagu ini diproduseri langsung oleh Hanin Dhiya bersama musisi Adrian Martadinata. Adrian juga bertindak sebagai pengarah vokal (vocal director), pengisi drum programming, serta strings. Sementara itu, departemen keyboard dan synth bass turut diperkuat oleh Adrian Rahmat Purwanto.
Tak hanya dirilis dalam format audio, lagu ini juga hadir lengkap dengan video musik hasil garapan rumah produksi Simbion yang disutradarai oleh Radit ESP, menampilkan visual teatrikal dengan melibatkan aktor Pavel Gunawan.
Single “Cinta Ini Membunuhku” versi Hanin Dhiya kini sudah dapat dinikmati di seluruh platform streaming musik digital. Sementara itu, video musiknya sudah bisa disaksikan melalui kanal resmi YouTube Hanin Dhiya.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
