Rolls-Royce Phantom Hummingbird Hadir dengan Cangkang Abalon di Kabin


JAKARTA – Rolls-Royce Phantom Hummingbird hadir sebagai mobil pesanan khusus satu-satunya dengan tema burung kolibri dan menjadi mobil pertama Rolls-Royce yang menggunakan teknik marquetry dari cangkang abalon. Proyek yang dikerjakan melalui Private Office Dubai tersebut dibuat sebagai penghormatan kepada istri seorang pelanggan.

Rolls-Royce mengembangkan Phantom Hummingbird melalui program personalisasi Bespoke dengan tema burung. Menariknya, material utama yang digunakan untuk menggambarkan burung kolibri justru berasal dari laut, yakni cangkang abalon yang dipadukan dengan mutiara.

Cangkang abalon dikenal memiliki permukaan bagian dalam dengan efek warna-warni alami. Rolls-Royce memanfaatkan karakter tersebut untuk merepresentasikan kilau pada bulu burung kolibri.

Phantom Hummingbird menjadi mobil Rolls-Royce pertama yang menggunakan marquetry cangkang abalon. Material tersebut digunakan bersama mother-of-pearl untuk menciptakan detail dekoratif pada sejumlah bagian interior.

Meja piknik di bagian belakang kabin menampilkan motif burung kolibri. Masing-masing motif tersebut dibuat menggunakan 53 potongan cangkang abalon dan mother-of-pearl, termasuk 18 potongan yang digunakan untuk membentuk bagian sayap.

Motif botani juga terdapat pada panel Rear Waterfall yang berada di antara kursi belakang. Ornamen tersebut dibuat dari 84 potongan material yang disusun menjadi satu komposisi dekoratif.

Pengerjaan Phantom Hummingbird berlangsung selama sembilan bulan. Salah satu tantangan utama bagi para perajin Rolls-Royce Bespoke Collective adalah mengolah cangkang abalon yang memiliki karakter sangat rapuh.

Untuk mengatasi karakter material tersebut, setiap potongan cangkang dipotong menggunakan laser dengan ukuran 0,06 milimeter lebih besar dari ukuran yang dibutuhkan. Potongan tersebut kemudian dibentuk secara manual dengan hati-hati sebelum ditempatkan pada panel interior.

Ketiga panel marquetry tersebut menggunakan lapisan dasar veneer ash burr. Interior juga menggunakan silver birch yang berasal dari satu batang kayu. Rolls-Royce memilih dan memeriksa material tersebut secara sangat detail agar pola serat kayunya sesuai dengan keseluruhan komposisi interior.

Bagian jok menggunakan kulit Creme Light dengan aksen Moccasin dan Tan. Karpet kabin menggunakan warna Seashell, sementara bagian atap dilengkapi Starlight Headliner khas Rolls-Royce yang menggunakan ribuan titik cahaya kecil untuk menciptakan tampilan menyerupai langit malam.

Eksterior Phantom Hummingbird juga dibuat khusus. Bodinya menggunakan kombinasi dua warna, dengan Wildberry pada bagian atas dan White Sands pada bagian bawah.

Warna White Sands juga digunakan pada garis bodi atau coachline. Pada garis tersebut terdapat motif burung kolibri yang dilukis sebagai bagian dari desain eksterior.

Sebagai mobil pesanan khusus satu-satunya, Rolls-Royce Phantom Hummingbird dibuat melalui proses personalisasi yang melibatkan material, motif, warna, dan pengerjaan tangan secara khusus. Rolls-Royce tidak mengungkapkan harga proyek tersebut.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *