JAKARTA – Di dunia fesyen, kacamata telah mengalami transformasi yang signifikan. Jika dulu identik sebagai alat bantu penglihatan, kini kacamata menjadi salah satu item fesyen yang mampu memperkuat karakter, meningkatkan rasa percaya diri, bahkan mencerminkan gaya hidup penggunanya. Desain yang semakin beragam membuat kacamata mudah dipadukan dengan berbagai gaya, mulai dari formal, kasual, hingga streetwear.
Tak hanya dari sisi estetika, inovasi teknologi juga membawa evolusi baru pada fungsi kacamata. Kini hadir kategori AI Smart Glasses yang memadukan desain stylish dengan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), sehingga pengguna bisa menikmati pengalaman yang lebih praktis tanpa harus terus bergantung pada smartphone.
Tren inilah yang diperkenalkan PT Denka Pratama Indonesia melalui Rokid AI Smart Glasses dalam ajang Digital Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-CX) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), 5–6 Agustus 2026. Pengunjung bisa langsung mencoba berbagai fitur berbasis AI, seperti penerjemahan bahasa secara real-time, akses informasi hands-free, hingga AI Assistant yang membantu aktivitas sehari-hari.
“DTI-CX 2026 ini menjadi kesempatan yang tepat bagi kami untuk memperkenalkan bagaimana AI kini hadir dalam perangkat yang lebih personal, praktis, dan relevan dengan kebutuhan sehari-hari,” ujar Bagus Widiyanto, Chief Marketing Officer PT Denka Pratama Indonesia di JICC, Jakarta, Kamis, 6 Agustus 2026.
“Bersama Rokid, kami ingin semakin banyak masyarakat dan pelaku industri di Indonesia merasakan langsung bagaimana AI Smart Glasses dapat membantu meningkatkan produktivitas sekaligus mendukung transformasi digital di berbagai sektor,” tambahnya.
Selain mengikuti tren, pemilihan kacamata sebaiknya juga mempertimbangkan bentuk wajah agar hasilnya lebih proporsional :
– Wajah bulat sangat cocok dengan frame persegi atau kotak agar memberi kesan lebih tegas.
– Wajah oval memilik bentuk paling fleksibel, hampir semua model frame bisa digunakan.
– Wajah persegi lebih serasi dengan frame bulat atau oval untuk menyeimbangkan garis wajah.
– Wajah hati, umumnya cocok dengan frame tipis atau model aviator agar tampilan lebih harmonis.
Selain bentuk, pemilihan material frame juga memengaruhi kenyamanan pemakaian. Material ringan seperti titanium atau TR90 menjadi pilihan populer karena nyaman dipakai dalam waktu lama.
Perkembangan wearable technology membuat fungsi kacamata tak lagi terbatas sebagai aksesori atau alat bantu penglihatan semata. AI Smart Glasses menghadirkan pengalaman baru lewat kombinasi desain modern dan teknologi cerdas yang membantu aktivitas sehari-hari.
Melalui perintah suara, pengguna bisa mengakses berbagai informasi tanpa perlu mengeluarkan ponsel. Beberapa teknologi bahkan sudah dilengkapi augmented display yang menampilkan informasi langsung di hadapan pengguna, termasuk kemampuan menerjemahkan percakapan lintas bahasa secara instan.
Menurut Ricky Cahyadi Halim, Head Department Marketing Communication PT Denka Pratama Indonesia, perkembangan ini menunjukkan bahwa wearable kini memasuki babak baru.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
