Klopp Rayakan Kemenangan Pertama Jerman Usai Taklukkan Serbia


JAKARTA – Jerman akhirnya meraih kemenangan. Pelatih Jurgen Klopp memetik kemenangan pertama sejak menggantikan Julian Nagelsmann saat Jerman menaklukkan Serbia 2-0 di pertandingan Liga A Grup 2 UEFA Nations League di Stadion Allianz Arena, Munchen, Jumat, 2 Oktober 2026 dini hari WIB.

Klopp melakukan debut di timnas Jerman dengan hasil mengecewakan. Mengawali pertarungan di Nations League, Jerman bermain imbang 1-1 melawan Belanda. Usai meraih satu poin dalam big match melawan rival bebuyutan, Die Mannschaft malah secara mengejutkan kalah 1-0 saat menghadapi Yunani.

Hasil buruk pada dua laga pertama di Nations League menjadikan Klopp berada dalam tekanan. Bila kembali imbang atau kalah saat melawan Serbia, Klopp akan menjadi pelatih pertama dalam sejarah timnas Jerman yang gagal menang pada tiga laga pertama.

Sebaliknya, bila Jerman meraih kemenangan pertama, maka kepercayaan diri pemain bakal kembali terdongkrak. Dan, ternyata, Die Nationalelf mampu memenuhi target setelah Florian Wirtz dan Tom Bischof memecah kebuntuan selama 90 menit pertandingan.

“Perpaduan antara sepak bola dan sikap pemain di pertandingan kali ini yang terbaik. Saya katakan kepada pemain bahwa pertandingan ini akan menjadi benchmark kami,” kata Klopp seperti dikutip france24.

Klopp merayakan kemenangan tim asuhannya dengan penuh suka cita. Apalagi, para pemain memberi dukungan penuh kepada mantan manajer Liverpool ini.

“Jurgen pelatih yang selalu mendorong pemain. Kami menyaksikan bagaimana dia melakukannya. Saya berharap ini tetap berlanjut,” kata Bischof, gelandang muda Bayern Munchen yang mendapat kepercayaan dari Klopp menjadi starter. Meski masih berusia 21, namun Bischof mampu menunjukkan performa terbaik.

Di laga melawan Serbia, Klopp tetap mempertahankan keyakinannya dengan merombak skuat Jerman. Dirinya memanggil 44 pemain untuk mengikuti seleksi dan menurunkan hampir semua pemain baru di pertandingan itu.

Kiper Bayern Jonas Urbig, Derry Scherhant (Freiburug) dan midfielder Brentford Vitaly Janelt melakukan debut bersama timnas. Sedangkan Mika Baur menjadi pemain ke-1000 yang pernah memperkuat Germany saat masuk sebagai pengganti di menit 77.

Ternyata, skuat muda Klopp justru tampil jauh lebih baik ketimbang melawan Jerman. Mereka mampu bermain ofensif dengan baik. Bahkan Aleksandar Pavlovic, Serge Gnabry dan Bischof sudah menciptakan peluang selama 30 menit pertama.

Jerman akhirnya memecah kebuntuan saat Bischof membobol gawang Serbia di menit 39. Berawal dari aksi Wirtz yang meliuk-liuk melewati pemain Serbia sebelum melepaskan tendangan.

Hanya, upaya pemain Liverpool ini masih membentur tiang gawang. Bola pun rebound dan berubah liar yang langsung disambar Bischof. Skor berubah 1-0 untuk Jerman dan bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, Jerman tak mengubah tempo permainan. Mereka mendominasi pertandingan dan memaksa Serbia lebih banyak bertahan.

Tuan rumah sesungguhnya berpeluang memperbesar keunggulan di menit 59. Namun sepakan Nick Woltemade melambung tipis di atas mistar gawang.

Tak lama berselang, Wirtz yang akhirnya menambah gol bagi Jerman. Lewat kerjasama apik dengan Maximillian Mittelstadt, tendangan first time Wirtz mengarah ke sudut bawah tanpa bisa dijangkau kiper Bournemouth Djordje Petrovic. Gol kedua di menit 61 itu menjadikan Klopp tak segan memuji Wirtz.

“Irama [permainan] ya seperti itu. Gampang saja. Flo, Flo, Flo, Wirtz, Wirtz, Wirtz,” kata Klopp. “Performa seperti itu yang sangat membantu kami. Bila dia [Wirtz] tidak dalam kondisi terbaik, saya tidak akan membiarkan dia bermain bebas. Tetapi dia memang tengah mencapai performa terbaik seperti saat latihan,” ucapnya.

Jerman mengakhiri laga dengan keunggulan 3-0. Kini, mereka mengantungi poin empat dan menduduki peringkat tiga di bawah Yunani dan Belanda.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *