Konflik Afghanistan-Pakistan Masih Mendidih, Saling Bantah Diserang


JAKARTA – Afghanistan mengumumkan pada Jumat 19 Juni bahwa militernya telah melancarkan serangan udara terhadap tempat persembunyian militan di dua provinsi di Pakistan. Namun, pernyataan itu dibantah cepat Pakistan.

Mengutip Reuters, Kementerian Pertahanan Pemerintah Taliban Afghanistan mengatakan unggahan di X bahwa tempat persembunyian militan di Provinsi Balochistan dan Khyber Pakhtunkhwa di Pakistan, yang sama-sama berbatasan dengan Afghanistan, menjadi target serangan angkatan udara Afghanistan pada Kamis malam.

Serangan udara tersebut beberapa bulan setelah Afganistan-Pakistan yang bertetangga terlibat dalam konflik terburuk antara kedua negara itu dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut data dari International Institute for Strategic Studies yang berbasis di London, Afghanistan diketahui tidak memiliki jet tempur, tetapi memiliki setidaknya enam pesawat dan 23 helikopter.

Kekuatan militer Afghanistan melalui pasukan Taliban termasuk kepemilikan drone yang telah digunakan dalam pertempuran dengan Pakistan.

“Pangkalan-pangkalan ini, yang diduga digunakan bekerja sama dengan lingkaran intelijen musuh tertentu untuk merencanakan dan mengatur serangan terhadap Afghanistan, sebelumnya telah berfungsi sebagai tempat persiapan untuk beberapa serangan mematikan,” kata kementerian Afghanistan.

“Menurut informasi awal, operasi tersebut berhasil mengenai target-target utama yang telah ditentukan sebelumnya,” tambahnya, tanpa memberikan rincian tentang korban jiwa.

Tak lama, Kementerian Informasi Pakistan membantah pernyataan Taliban Afghanistan, dengan mengatakan bahwa sebuah “drone sederhana” dari Afghanistan telah memasuki wilayah udara Pakistan tetapi segera diidentifikasi dan ditembak jatuh.

“Klaim-klaim itu salah, seperti biasa. Kamp-kamp teroris… sebenarnya berlokasi, dijalankan, dan didukung dari dalam wilayah yang berada di bawah kendali rezim Taliban Afghanistan,” demikian pernyataan Pakistan dalam unggahan di X.

Konflik dua negara yang awalnya sekutu menjadi musuh ini telah menewaskan ratusan orang tahun ini. Ketegangan Pakistan dan Afghanistan diredakan sementara oleh mediasi China tetapi belum membuahkan hasil berkepanjangan sejauh ini.

Pakistan melancarkan serangan udara di provinsi-provinsi Afghanistan pekan lalu, yang menurut Taliban Afghanistan menewaskan sedikitnya 13 orang, termasuk 11 anak-anak, dan melukai 14 orang.

Pakistan berlasan bahwa “serangan terukur” tersebut menewaskan 26 militan dan merupakan tanggapan terhadap serangkaian serangan baru-baru ini di barat laut Pakistan.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *