MANDALIKA – Pembalap Indonesia Mario Suryo Aji harus memulai balapan Moto2 GP Indonesia 2026 dari posisi ke-23. Wakil tuan rumah itu gagal menembus Q2 dalam sesi kualifikasi di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Sabtu.
Menurut Antara, dikutip Sabtu, 10 Oktober, Mario yang membela Idemitsu Honda Team Asia belum mampu mencatatkan waktu untuk menembus empat besar Q1, syarat agar bisa melanjutkan ke Q2.
Persaingan Q1 sejak awal dipimpin pembalap Red Bull KTM Ajo, Collin Veijer. Mario terus berusaha mempertajam waktunya, tetapi kesulitan mendongkrak posisi.
Pembalap berjuluk Super Mario itu juga sempat kehilangan cengkeraman motor ketika memasuki tikungan. Ia mampu mengendalikan motor dan melanjutkan sesi tanpa terjatuh.
Namun, upaya Mario belum cukup untuk membawa dirinya ke Q2.
Collin Veijer, Jose Antonio Rueda, Taiyo Furusato dan Joe Roberts menjadi empat pembalap tercepat di Q1 yang berhak melanjutkan kualifikasi.
Persaingan memperebutkan pole kemudian berlangsung ketat di Q2. Alex Escrig sempat mencatatkan waktu tercepat dan memimpin pada awal sesi.
Posisi tersebut berubah pada menit-menit akhir setelah Izan Guevara membukukan waktu 1 menit 31,943 detik.
Catatan itu menjadi waktu tercepat sepanjang rangkaian Moto2 GP Indonesia 2026 sekaligus mengantar Guevara merebut pole position.
Alex Escrig harus puas memulai balapan dari posisi kedua, sementara David Alonso berada di urutan ketiga.
Daniel Holgado menempati posisi keempat, disusul Daniel Munoz dan Ivan Ortola. Joe Roberts akan start ketujuh, sedangkan Collin Veijer berada di posisi kedelapan.
Mario Aji menempati posisi ke-23, tepat di belakang Aron Canet. Ia akan memulai balapan di depan Celestino Vietti yang berada di urutan ke-24.
Balapan Moto2 GP Indonesia dijadwalkan berlangsung Minggu, 11 Oktober, di Sirkuit Mandalika.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
