JAKARTA – Korea Utara kembali melakukan peluncuran senjata pada Senin. Dua proyektil yang diduga rudal balistik ditembakkan ke arah Laut Jepang dan diperkirakan jatuh di luar zona ekonomi eksklusif Jepang.
Menurut Antara, disitat Senin, 12 Oktober yang mengutip Kyodo, Kementerian Pertahanan Jepang melaporkan peluncuran dua proyektil tersebut. Hingga kini belum ada informasi rinci mengenai jenis, jarak tempuh, maupun lokasi pasti jatuhnya proyektil.
Kepala Staf Gabungan Korea Selatan juga mendeteksi peluncuran proyektil tak dikenal dari Korea Utara ke arah perairan di lepas pantai timur negara tersebut.
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi kemudian memerintahkan instansi pemerintah mengumpulkan dan menganalisis informasi mengenai peluncuran itu secepat mungkin.
Pemerintah Jepang juga diminta segera menyampaikan informasi yang akurat kepada publik serta memastikan keselamatan pelayaran dan penerbangan.
Peluncuran terbaru ini terjadi tidak lama setelah Korea Utara menembakkan rudal balistik pada 3 Oktober.
Saat itu, Kim Yo Jong, adik Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, mengatakan senjata yang diluncurkan merupakan rudal strategis jarak menengah.
Menurut Kantor Berita Pusat Korea atau KCNA, rudal tersebut mampu terbang dengan lintasan yang tidak beraturan.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
