LUMAJANG – Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, mengalami tiga kali erupsi pada Senin pagi. Dua letusan terakhir teramati mencapai sekitar 900 meter di atas puncak.
Erupsi pada pukul 06.19 WIB menghasilkan kolom letusan setinggi sekitar 900 meter di atas puncak atau 4.576 meter di atas permukaan laut.
“Terjadi erupsi Gunung Semeru pada pukul 06.19 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 900 meter di atas puncak atau 4.576 meter di atas permukaan laut,” kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Sigit Rian Alfian, seperti dikutip dari Antara, Senin, 12 Oktober.
Kolom abu vulkanik teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke barat daya. Erupsi terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan berlangsung selama 110 detik.
Berdasarkan catatan petugas, Semeru mengalami tiga kali erupsi pada Senin. Letusan pertama terjadi pukul 01.45 WIB, namun secara visual tidak teramati. Erupsi berikutnya terjadi pukul 04.39 WIB dan 06.19 WIB, masing-masing dengan tinggi letusan sekitar 900 meter di atas puncak.
Gunung Semeru saat ini masih berstatus Level III atau Siaga.
Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga sejauh 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi.
Di luar jarak tersebut, aktivitas juga dilarang dalam radius 500 meter dari tepi sungai sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 17 kilometer dari puncak.
“Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan, karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak,” kata Sigit.
Masyarakat juga diminta tidak beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah atau puncak karena rawan lontaran batu pijar.
Selain itu, warga perlu mewaspadai awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai serta lembah yang berhulu di puncak Semeru. Kawasan yang perlu mendapat perhatian antara lain Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, serta sungai-sungai kecil yang menjadi anak Besuk Kobokan.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
