Tesla Model 3 dan Model Y Kini Bisa Jadi Sumber Listrik Rumah


JAKARTA – Tesla mulai mengaktifkan fitur Powershare Home Backup untuk Model 3 dan Model Y, memungkinkan kedua mobil listrik terlarisnya memasok listrik ke rumah saat terjadi pemadaman. Fitur ini sebelumnya hanya tersedia pada Cybertruck.

Namun, layanan tersebut masih memiliki sejumlah persyaratan. Tesla mewajibkan penggunaan Powerwall 3 dan baru menjamin dukungan untuk Model 3 dan Model Y yang dipesan di Amerika Serikat dan Puerto Rico mulai 1 Oktober 2026.

Melalui fitur tersebut, baterai mobil dapat digunakan sebagai sumber daya tambahan ketika jaringan listrik rumah terputus. Mobil harus terhubung ke Wall Connector atau Universal Wall Connector di rumah yang telah menggunakan Powerwall 3.

Tesla menyebut Model 3 atau Model Y dapat menambah daya cadangan lebih dari dua hari untuk rumah yang mengonsumsi sekitar 30 kWh listrik per hari, dengan kondisi baterai mobil terisi 90 persen. Untuk varian standar, Tesla menyebut kemampuan cadangannya mencapai hingga dua hari.

Sementara itu, Cybertruck diklaim mampu menambah daya cadangan lebih dari tiga hari. Sistem Powerwall tersebut memiliki keluaran kontinu maksimum 11,52 kW.

Bagi pemilik Powerwall 3 dan Wall Connector yang sudah ada, Tesla menyatakan tidak diperlukan perangkat keras tambahan. Namun, pemilik harus menghubungi dukungan Tesla untuk mengaktifkan fitur Powershare.

Fitur ini menandai perubahan dari kebijakan Tesla sebelumnya. Pada Agustus, Tesla memperkenalkan adaptor soket 2,4 kW untuk Model Y Premium, tetapi situs perusahaan masih menyatakan Powershare belum tersedia untuk Model 3 dan Model Y. Pada September, kemampuan Powershare Cybertruck untuk digunakan bersama Powerwall 3 mulai berfungsi setelah mengalami sejumlah penundaan.

Tesla juga membatasi dukungan berdasarkan waktu pemesanan kendaraan. Perusahaan menyatakan jaminan fitur tersebut berlaku untuk Model 3 dan Model Y yang dipesan di Amerika Serikat dan Puerto Rico setelah 1 Oktober 2026.

Untuk kendaraan yang diproduksi sebelum periode tersebut, Tesla menyebut hanya “sebagian, tetapi tidak semua” Model 3 dan Model Y yang memiliki kemampuan Powershare.

Kemampuan tersebut bergantung pada perangkat keras kendaraan. Tesla mengatakan sistem daya dua arah pada Model 3 dan Model Y menggunakan inverter yang disebut PCS2 Lite. Perusahaan belum mengungkap kapan komponen tersebut mulai diproduksi untuk masing-masing varian.

Pemilik kendaraan dapat memeriksa dukungan Powershare melalui layar sentuh mobil dengan membuka menu Software, kemudian Additional Vehicle Information. Jika opsi “Powershare Support” tersedia, kendaraan tersebut memiliki dukungan untuk fitur tersebut.

Tesla juga menetapkan sejumlah batasan lain. Powerwall 3 menjadi syarat penggunaan Powershare Home Backup untuk Model 3 dan Model Y, sedangkan dukungan untuk Powerwall 2 dan Powerwall+ disebut akan hadir kemudian.

Model 3 dan Model Y juga tidak dapat menggunakan Powershare Gateway sebagai alternatif jika tidak memiliki Powerwall. Tesla menyediakan opsi tersebut untuk Cybertruck, tetapi tidak untuk kedua model tersebut.

Selain itu, Model 3 dan Model Y belum dapat menyalurkan listrik kembali ke jaringan. Tesla menyatakan fitur Grid Support belum tersedia untuk kedua model tersebut. Model S dan Model X juga tidak termasuk dalam dukungan Powershare Home Backup.

Untuk saat ini, fitur tersebut hanya tersedia di Amerika Serikat dan Puerto Rico. Situs Tesla di Kanada masih mencantumkan Powershare sebagai fitur yang hanya tersedia untuk Cybertruck.

Peluncuran ini membuat Tesla tertinggal dari sejumlah produsen mobil lain dalam penerapan teknologi kendaraan-ke-rumah. Ford telah menghadirkan kemampuan pencadangan listrik rumah melalui F-150 Lightning sejak 2022 dengan keluaran hingga 9,6 kW.

General Motors kemudian berkomitmen pada 2023 untuk menghadirkan kemampuan vehicle-to-home pada seluruh kendaraan listrik berbasis Ultium mulai tahun model 2026. Daftar kompatibilitas GM Energy kini mencakup Equinox EV, Blazer EV, Silverado EV, Bolt 2027, GMC Sierra EV, Hummer EV serta lima model Cadillac.

Kia juga menyediakan kemampuan serupa pada EV9 melalui pengisi daya dua arah dari Wallbox.

Tesla sendiri sebelumnya telah menetapkan target untuk menghadirkan pengisian daya dua arah. Dalam Investor Day pada Maret 2023, Drew Baglino, yang saat itu menjabat Senior Vice President Powertrain and Energy Engineering Tesla, mengatakan teknologi tersebut dapat hadir dalam waktu dua tahun.

Target tersebut mengarah pada 2025, tetapi Tesla baru mulai menghadirkan kemampuan vehicle-to-home untuk Model 3 dan Model Y pada akhir 2026.

CEO Tesla, Elon Musk, juga pernah mengatakan pada acara yang sama bahwa sebagian besar konsumen kemungkinan tidak akan membutuhkan pengisian daya dua arah jika tidak memiliki Powerwall. Implementasi terbaru Tesla pada Model 3 dan Model Y akhirnya menggunakan Powerwall 3 sebagai bagian dari sistem pencadangan rumah.

Kemampuan serupa untuk kendaraan Tesla juga telah dikembangkan pihak ketiga. Sistem baterai rumah milik Sigenergy dilaporkan dapat menggunakan kendaraan Tesla untuk vehicle-to-home melalui koneksi DC tanpa keterlibatan langsung Tesla.

Dengan Model 3 dan Model Y sebagai kendaraan Tesla dengan volume penjualan terbesar, dukungan Powershare berpotensi memperluas penggunaan kendaraan listrik sebagai sumber listrik cadangan rumah. Namun, Tesla saat ini belum mengaktifkan fitur tersebut untuk sebagian besar kendaraan lama, melainkan terutama untuk kendaraan yang baru dipesan.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *