KSAD Maruli soal Dugaan Rumah Dinas Jadi Markas Judol, Kalau Ada Laporan Kita Tindak Tegas


JAKARTA – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memastikan TNI AD akan bergerak cepat jika menerima laporan mengenai dugaan anggota yang menggunakan rumah dinas sebagai tempat aktivitas judi online atau judol.

Maruli menyampaikan hal itu seusai menghadiri pertemuan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 7 Oktober. Ia ditanya wartawan mengenai kabar yang ramai di media sosial tentang seorang oknum yang diduga menjadikan rumah dinas sebagai markas judol.

“Oh ya, pokoknya kalau ada laporan, kita pasti tindak tegas. Kalau kita pasti respons cepat,” kata Maruli.

Ia kembali menegaskan penanganan laporan semacam itu tidak akan dibiarkan berlarut.

“Sudah, pasti cepat. Kalau kita cepat lah,” ujarnya.

Maruli tidak menjelaskan lebih jauh identitas anggota yang disebut dalam informasi tersebut maupun lokasi rumah dinas yang dipersoalkan.

Dalam kesempatan yang sama, Maruli mengatakan pertemuan di Istana juga mengingatkan jajaran agar bekerja lebih baik dan menghindari pelanggaran.

“Ya supaya bekerja baik saja, mengingatkan kembali supaya kita bekerja lebih baik lagi, itu saja,” katanya.

Menurut Maruli, sejumlah persoalan yang terjadi sebelumnya menjadi perhatian agar tidak terulang.

“Banyak, tadi dia bilang kan banyak hal yang kita melanggar, ini jangan sampai terjadi lagi supaya kita bisa lebih baik,” ujarnya.

Maruli juga mengonfirmasi Letjen TNI Tri Budi Utomo ditunjuk menjadi Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) dalam mutasi terbaru TNI. Tri menggantikan Letjen Muhammad Saleh Mustafa, yang menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan). Serah terima jabatan diperkirakan berlangsung paling lambat pekan depan.

“Tri Budi,” kata Maruli saat ditanya siapa Wakasad yang baru.

Ia mengatakan keputusan pergantian sudah keluar sehari sebelumnya, sementara serah terima jabatan masih menunggu jadwal.

“Mungkin kita coba minggu depan paling lambat,” ujarnya.

Ketika kembali ditanya mengenai namanya dalam bursa calon Panglima TNI, Maruli memilih tidak berspekulasi.

“Itu lagi. Nggak ada, nggak ada,” katanya.

Maruli juga menegaskan pembicaraan mengenai calon Panglima TNI belum dilakukan.

“Belum. Belum. Belum. Belum,” ujarnya.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *