JAKARTA – Dalam pertandingan UEFA Nations League 2026 yang mempertemukan Norwegia menghadapi Portugal sorotan kamera bukan tertuju pada Goncalo Ramos.
Padahal bomber AC Milan tersebut menjadi penentu kemenangan Selecao das Quinas atas Norwegia lewat chip indahnya dari luar kotak penalti setelah memanfaatkan kesalahan dari penjaga gawang Orjan Nyland pada menit ke-53.
Gol tersebut membawa Portugal menang dengan skor 2-1 atas Norwergia dalam pertandingan yang berlangsung di Ullevaal Stadion, Oslo, Senin (28/10).
Satu gol lainnya dari Portugal dicetak via tandukan dari Joao Felix (menit ke-17). Kemudian The Vikings menyamakan kedudukan melalui bomber Erling Haaland (menit ke-51).
Dalam 90 menit pertandingan, sorotan kamera lebih tajam tertuju mengarah ke bench Portugal kala sang kapten Cristiano Ronaldo untuk pertama kalinya dalam era kepelatihan Jorge Jesus diparkir sebagai pemain cadangan.

Kapten Al-Nassr tersebut sesekali berdiri dari bangku cadangan untuk memberikan semangat kepada rekan setimnya di atas lapangan.
Dalam sejumlah sorotan kamera, pemain bernomor punggung tujuh tersebut juga menjalani pemanasan untuk siap diturunkan.
Namun nyatanya Jorge Jesus telah mengambil keputusan bahwa selama 90 menit pertandingan, peraih gelar lima kali Ballon d’Or tersebut tak dibutuhkan jasanya dalam pertandingan kali ini.
Pemegang top skor sepanjang masa Portugal tersebut kemudian masuk ke ruang ganti seusai pertandingan dengan suasana tak dapat menyembunyikan perasaan kecewa meski Selecao memetik kemenangan.
Kejadian tersebut tentu mencoreng dan sekaligus alarm bahaya untuk Cristiano Ronaldo yang selama ini sosoknya tidak tergantikan di tim nasional Portugal.
Tercatat pemilik nomor punggung tujuh tersebut menjadi pemain cadangan dan tidak dimainkan dalam pertandingan terjadi pada 2008 silam.

Kala itu, Ronaldo hanya menjadi penghangat bangku cadangan dalam laga Portugal menghadapi Swiss yang bersaing di Kualifikasi Euro 2008.
Catatan tersebut kembali terulang 18 tahun kemudian kala Jorge Jesus menjadi pelatih yang berani mencadangkan Ronaldo.
Hal tersebut langsung menuai polemik padahal Jorge Jesus dan Ronaldo mempunyai cukup kedekatan setelah keduanya dalam musim sebelumnya bekerjasama mengantarkan Al-Nassr menjadi juara Liga Arab Saudi.
Nyatanya kehadiran Jorge Jesus yang ditunjuk sebagai pengganti Roberto Martinez, menyusul kegagalan Portugal di Piala Dunia 2026, tak menjamin bahwa Ronaldo akan digaransi menit bermainnya.
Polemik Ronaldo
Ronaldo sebelumnya dimainkan penuh oleh Jorge Jesus kala Portugal memetik kemenangan tipis atas Wales, 1-0 dalam pertandingan UEFA Nations League 2026 pada Jumat (25/10).
Meski tampil penuh nyatanya performa dari pemain berusia 41 tahun tersebut menuai kritikan pedas karena dianggap tidak mampu tampil klinis di depan gawang.
Jorge Jesus pun juga sempat pasang badan dengan menyatakan bahwa Ronaldo masih tetaplah bagian penting dalam skema permainannya.
Namun gelagat tidak fair terjadi kala Ronaldo hanya sebagai penonton dalam pertandingan Portugal menghadapi Norwegia di Oslo.
Seusai kemenangan tersebut, skuad Portugal kemudian mendatangi tribun penonton Portugal yang rela datang langsung ke Oslo.

Keganjilan terjadi kala sang kapten Ronaldo tak mengikuti prosesi perayaan tersebut bersama suporter.
Setelah laga tersebut, Jorge Jesus memang mengatakan bahwa Ronaldo sebenarnya akan diturunkan sebagai pemain pengganti.
Namun situasi dan jalannya pertandingan yang berubah membuat Jorge Jesus memutuskan untuk memarkir Ronaldo.
Jorge Jesus kemudian melemparkan pernyataan untuk meredam situasi dengan mengatakan bahwa Ronaldo nanti akan memperoleh menit bermain kala Portugal bersua Denmark pada Jumat (2/10).
Tapi kembali lagi, mantan pemain Manchester United tersebut berulah dengan meninggalkan pemusatan latihan tim yang berlangsung di Eleda Stadion, Malmo, Swedia.
Dalam sejumlah laporan media, Ronaldo tampak berbicara empat mata dengan Jorge Jesus selama 30 menit. Kemudian pemain megabintang tersebut memilih kembali ke hotel dibandingkan melanjutkan latihan.
Setelah memunculkan tanda tanya mengenai beberapa keputusannya, sejumlah media kemudian mengabarkan bahwa terdapat pertemuan internal antara Ronaldo, Jorge Jesus dan Presiden Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) Pedro Proenca.

Pertemuan darurat tersebut ditempuh oleh Proenca yang seharusnya dijadwalkan menghadiri pertandingan timnas U-21 Portugal menghadapi Gibraltar dalam Kualifikasi Piala Eropa U-21 pada Rabu.
Proenca kemudian terbang ke Malmo demi bisa meredam isu internal dari timnas Portugal yang kian memanas dengan aktor utamanya yakni Ronaldo.
Pertemuan tersebut sepertinya tidak berjalan dengan mulus. Setelah pada Kamis, Ronaldo memutuskan untuk mengundurkan diri dari skuad Portugal.
“Setelah konferensi pers Pelatih Tim Nasional, dan mengikuti percakapan dengan Presiden Federasi Sepak Bola Portugis, saya membuat keputusan untuk meninggalkan kamp Tim Nasional,” tulis Ronaldo di X, Kamis.
“Pada waktunya, saya akan mengatakan yang sebenarnya kepada semua orang Portugis tentang alasan yang memotivasi kepergian saya dari tim nasional, yang selalu saya dedikasikan,” tulis Ronaldo.
Secara terpisah FPF mengeluarkan pernyataan singkat yang mengakui kepergian penyerang berusia 41 tahun itu. Federasi tidak memberikan penjelasan mengapa Ronaldo pergi atau membahas detail seputar keputusannya.
Keputusan yang diambil dari sang megabintang tentu langsung memunculkan beragam spekulasi mengenai isu internal di dalam timnas Portugal.
Keretakan dengan pelatih Jorge Jesus juga bisa menjadi akhir bagi karir internasional Ronaldo mengingat sang pemain kini sudah berumur 41 tahun.
Bisa saja jebolan akademi Sporting Lisbon tersebut tidak akan dilibatkan dengan projek Jorge Jesus kedepannya.
Kini tanda tanya besar tentu saja muncul apakah kini Portugal sudah waktunya melakukan regenerasi atau tetap mempertahankan Ronaldo yang mempunyai peran krusial di tim dalam beberapa dekade terakhir?
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
