Presiden Putin Tegaskan Rusia Tidak akan Berkeliling Dunia Mengemis Bantuan


JAKARTA – Presiden Vladimir Putin pada Hari Rabu mengatakan, Rusia tidak akan berkeliling dunia mencari “bantuan cuma-cuma.”

Berbicara pada sidang pertama Duma Negara yang baru terpilih di Moskow, Presiden Putin mendesak para anggota parlemen untuk bekerja sama erat dengan pemerintah guna menyediakan landasan legislatif yang diperlukan bagi pengembangan ekonomi Rusia lebih lanjut.

“Rusia, tidak seperti pihak lain – kami tidak akan menyebut nama – tidak akan berkeliling dunia dengan cara yang memalukan untuk mengemis bantuan sambil menyodorkan tangan,” ujarnya, yang tampaknya merujuk pada Ukraina, melansir Anadolu (1/10).

Lebih lanjut Presiden Putin mengatakan, sistem keuangan dan ekonomi Rusia menunjukkan kinerja yang meyakinkan, serta mendesak para pejabat untuk menghindari kesalahan dalam menangani tantangan ekonomi.

“Sistem keuangan dan ekonomi Rusia berada dalam posisi yang kuat dan percaya diri. Hal yang terpenting adalah tidak melakukan kesalahan dan menangani penyelesaian tugas-tugas di bidang-bidang yang sangat penting ini secara bertanggung jawab,” jelas Presiden Putin.

Ukraina masih sangat bergantung pada dukungan keuangan eksternal untuk menutupi anggaran masa perang dan kebutuhan pertahanannya.

Kyiv telah meminta tambahan dana sebesar 27 miliar dolar AS untuk tahun 2026, sementara Dana Moneter Internasional (IMF) menyatakan dukungan eksternal yang berkelanjutan dan dapat diprediksi sangat penting untuk menjaga stabilitas makroekonomi Ukraina serta membiayai anggarannya.

Pernyataan tersebut disampaikan saat Duma Negara periode kesembilan membuka sidang pertamanya pada Hari Rabu, menyusul pemilihan umum parlemen yang digelar pada 18-20 September.

Komisi Pemilihan Umum Pusat menyatakan partai Rusia Bersatu (United Russia) memenangkan 349 dari 450 kursi, sementara Partai Komunis meraih 37 kursi, Partai Demokrat Liberal 23 kursi, Partai Rakyat Baru (New People) 19 kursi, dan partai Rusia yang Adil (A Just Russia) 17 kursi. Partai Rodina memenangkan satu kursi, sedangkan empat kursi lainnya diraih oleh kandidat independen. Tingkat partisipasi pemilih tercatat sebesar 59,8 persen.

Vyacheslav Volodin terpilih kembali sebagai ketua Duma Negara dalam sidang pertama tersebut, dengan perolehan 406 suara dari 442 anggota parlemen yang berpartisipasi dalam pemungutan suara. Ia telah memimpin majelis rendah parlemen tersebut sejak tahun 2016.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *