Dua Wamenhan Berbagi Tugas, Strategi Pertahanan Akan Mengikuti Perubahan Geopolitik


JAKARTA – Kementerian Pertahanan membagi tugas dua wakil menteri setelah Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal TNI Richard Tampubolon dan Marsekal TNI Yusuf Jauhari di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 15 Oktober.

Richard mengatakan dirinya mendapat bidang strategi, doktrin, dan pembangunan kekuatan pertahanan. Sementara Yusuf menangani industri dan logistik pertahanan.

“Pembagiannya sudah ada job description. Kebetulan kami sebagai Wamenhan satu. Beliau sebagai Wamenhan dua,” kata Richard usai pelantikan.

Menurut Richard, pembagian itu tidak memisahkan kerja keduanya. Dua Wamenhan tetap akan berkolaborasi membantu Menteri Pertahanan menjalankan tugas kementerian.

“Intinya kalau di Wamenhan satu itu bagaimana strategi, doktrin, dan pengembangan kekuatan pertahanan. Beliau industri dan logistik pertahanan. Tapi ini tetap berkolaborasi, kita bekerja sama membantu semua tugas-tugas Bapak Menteri Pertahanan,” ujarnya.

Richard mengatakan penyusunan strategi dan pembangunan kekuatan pertahanan akan mempertimbangkan perubahan lingkungan strategis.

“Semuanya tentunya berdasarkan analisa, berdasarkan perkembangan situasi geopolitik yang adaptif,” katanya.

Ia tidak merinci perubahan geopolitik maupun pembangunan kekuatan yang akan menjadi prioritas dalam waktu dekat.

Saat ditanya mengenai penugasan barunya, Richard menyatakan siap menjalankan perintah sebagai prajurit.

“Saya siap sebagai prajurit. Apa saja,” ujarnya.

Sementara Yusuf Jauhari mendapat tugas di bidang logistik, industri pertahanan, dan teknologi. Kedua bidang tersebut akan saling terkait karena pembangunan kekuatan membutuhkan dukungan industri dan rantai logistik.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *