
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo sedang menjalani pemeriksaan di Polres Klaten, Jawa Tengah. Permintaan keterangan dilakukan setelah dia terjaring operasi tangkap tangan (OTT) pada hari ini, 15 Oktober.
“Para pihak yang diamankan di Klaten saat ini masih dilakukan permintaan keterangan di Polres Klaten. Salah satunya adalah Bupati Klaten,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan melalui keterangan tertulisnya, Kamis, 15 Oktober.
Budi menyebut ada 20 orang, termasuk Bupati Klaten yang diamankan di Jakarta dan Klaten.
Untuk pihak yang diamankan di Jakarta, saat ini sudah dibawa ke gedung Merah Putih KPK.
“Selain mengamankan para pihak, tim juga mengamankan barang bukti dalam bentuk uang tunai,” jelas Budi.
Hitungan awal, sambung Budi, duit yang diamankan mencapai Rp1 miliar.
“Perkara ini diduga terkait dengan penerimaan yang dilakukan oleh penyelenggara negara, berkenaan dengan pengadaan barang dan jasa, perizinan, maupun penerimaan lainnya dari OPD,” tegasnya.
“Selain itu ada dugaan pemberian yang dilakukan oleh bupati kepada oknum BPK terkait dengan audit,” sambung Budi.
Adapun KPK baru saja menggelar operasi senyap di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada awal pekan ini. Lima orang sudah ditetapkan sebagai tersangka, yakni Kasubdit Pengelolaan Bantuan dan Kedaruratan BNPB sekaligus PPK Gabriel Purwaka Sigit (GPS); Tenaga ahli Suharyanto, Richard Erlangga; serta Gery P dan Syifa NG selaku swasta.
Kemudian ditetapkan juga sebagai tersangka Bima Setyawan selaku adik Kepala BNPB Suharyanto. Kelima tersangka ini sudah ditahan di Rutan KPK sejak 14 Oktober.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
