YOGYAKARTA – Anda mengambil satu camilan ringan, kemudian menyantap camilan lainnya. Namun rasanya belum puas, hingga tiba waktunya makan malam kedua. Anda pasti sangat familiar dengan perasaan seperti ini, dan mengapa merasa craving saat mau haid?
Anda tidak sendirian ketika merasa seperti perut tanpa dasar pada waktu-waktu tertentu dalam sebulan. Rasa lapar ekstra dan pemicu craving adalah beberapa gejala paling umum menjelang menstruasi.
Mengapa Merasa Craving Saat Mau Haid?
Dilansir dari Intimina, bormon bertanggung jawab mengatur sebagian besar proses di dalam tubuh, terutama pada siklus menstruasi Anda. Kadar hormon estrogen, progesteron, dan testosteron berfluktuasi sepanjang bulan.
Fase luteal dari siklus Anda dimulai setelah ovulasi dan berlangsung hingga menstruasi berikutnya dimulai. Selama fase luteal, kadar progesteron akan meningkat untuk mempersiapkan tubuh menghadapi potensi kehamilan dengan menebalkan lapisan rahim.
Progesteron tidak hanya bertanggung jawab atas penebalan rahim tersebut. Penelitian menunjukkan bahwa progesteron juga dapat meningkatkan kadar hormon ghrelin dalam tubuh.
Ghrelin, yang dikenal sebagai hormon lapar, diproduksi di perut dan bertugas memberi sinyal ke otak untuk meningkatkan nafsu makan. Progesteron yang lebih tinggi berarti lebih banyak ghrelin terproduksi. Dari sudut pandang hormon, sangat masuk akal mengapa merasa craving saat mau haid.
Mengapa Sering Mengincar Makanan Berkarbohidrat?
Apakah Anda mendapati diri sering meraih roti, mi, atau makanan manis sebelum haid? Keinginan menyantap karbohidrat ini sepenuhnya alami.
Karbohidrat membantu memberikan energi instan bagi tubuh Anda. Gejala paling umum dari PMS adalah rasa lelah dan kesulitan berkonsentrasi. Memilih makanan manis adalah cara tubuh Anda mencoba mendapatkan energi tambahan secara cepat.
Orang yang mengalami PMS juga cenderung memiliki kadar serotonin yang lebih rendah. Karbohidrat sendiri dapat membantu meningkatkan kadar serotonin untuk meredakan kecemasan dan suasana hati yang buruk.
Sayangnya, karbohidrat olahan dan makanan tinggi gula hanya memberikan lonjakan energi sementara. Kondisi ini dapat menyebabkan penurunan gula darah yang mendadak secara tiba-tiba. Anda bisa mencegahnya dengan memadukan karbohidrat kompleks, serat, dan protein.
Baca juga: Kenapa Berat Badan Naik Saat Haid? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Perubahan Laju Metabolisme Tubuh
Laju metabolisme basal adalah jumlah energi yang digunakan tubuh Anda saat beristirahat. Energi ini diperlukan untuk menjalankan fungsi normal seperti memompa darah dan menjaga otak tetap fokus.
Laju metabolisme basal meningkat sebelum dimulainya menstruasi dan menurun kembali setelah Anda mulai haid. Tubuh Anda membutuhkan energi ekstra setelah ovulasi untuk membangun lapisan rahim.
Para peneliti memperkirakan bahwa laju metabolisme meningkat sekitar 9,4 persen selama fase pramenstruasi. Meskipun nilainya tidak terlihat sangat masif, perubahan ini cukup untuk membuat tubuh menagih kalori ekstra.
Pengaruh Emosional dan Makanan
Alasan lain yang lebih sensitif adalah perubahan emosi dan kesehatan mental harian. Makanan sering kali dapat memberikan rasa nyaman dan menenangkan saat kondisi emosional sedang tidak stabil.
Perilaku ini merupakan respons yang lumrah terjadi pada banyak orang. Namun, garis batasnya sangat tipis karena bisa memicu pola makan yang kurang sehat jika dilakukan secara berlebihan.
Jika Anda mengalami perubahan mental yang ekstrem seperti kecemasan intens sebelum haid, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan. Kondisi tersebut bisa jadi merupakan indikasi dari premenstrual dysphoric disorder (PMDD).
Haruskah Anda Makan Lebih Banyak?
Antara fluktuasi hormon, penurunan energi, dan kebutuhan akan rasa nyaman, sangat wajar mengapa merasa craving saat mau haid. Lalu, apakah Anda benar-benar perlu makan lebih banyak?
Secara teknis, Anda tidak wajib menambah asupan kalori secara besar-besaran. Tubuh Anda tetap dapat berfungsi dengan baik tanpa ada tambahan kalori yang berlebihan.
Meski demikian, sangat penting untuk selalu mendengarkan sinyal dari tubuh Anda. Jika merasa lebih lapar, tidak ada salahnya menambah sedikit porsi makan atau menikmati camilan sehat. Dengarkan kebutuhan tubuh Anda dan bersikaplah lebih lembut pada diri sendiri selama masa PMS.
Memahami alasan mengapa merasa craving saat mau haid, dapat membantu Anda mengambil langkah tepat untuk menjaga kesehatan tubuh dan mengontrol nafsu makan harian dengan bijak. Dapatkan informasi kesehatan reproduksi, gaya hidup, dan tips nutrisi tepercaya lainnya hanya di portal berita utama VOI.ID.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
