JAKARTA – Komandan Komando Eropa Amerika Serikat sekaligus Panglima Tertinggi Sekutu di Eropa (SACEUR) pada Hari Senin secara tegas memperingatkan Rusia, pasukannya akan menghancurkan “apa pun dan segalanya” yang terlibat dalam serangan apa pun, jika Moskow melancarkan serangan terhadap wilayah aliansi tersebut.
Saat memaparkan “teori kemenangan”-nya dalam konferensi keamanan di Warsawa, Polandia, Jenderal Angkatan Udara AS Alexus Grynkewich mengatakan NATO adalah aliansi pertahanan. Namun, aliansi ini akan menghalangi, mematahkan, dan melumpuhkan serangan apa pun terhadap anggotanya guna memastikan serangan tersebut terbukti “benar-benar sia-sia.”
Dalam pidatonya di Forum Keamanan Warsawa, Grynkewich tidak menyebut nama Rusia secara eksplisit, namun pesannya jelas ditujukan kepada Moskow.
Konsep Strategis NATO tahun 2022 menggambarkan Rusia sebagai ancaman paling signifikan terhadap keamanan aliansi tersebut.
“Jika ada pihak yang cukup bodoh untuk menyerang kami, kami akan melawan,” ujarnya, melansir Al Arabiya dari Reuters (13/10).
“Kami akan menghentikan serangan tersebut dan menggagalkan kemampuan mereka untuk mencapai tujuan mereka, apa pun tujuan itu. Singkatnya, kami akan memastikan bahwa serangan apa pun terhadap sekutu mana pun terbukti benar-benar sia-sia,” tandasnya.
Pernyataan Jenderal Grynkewich disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan antara negara-negara Eropa dan Rusia.
Pemerintah-pemerintah Eropa menuduh Moskow meningkatkan kampanye sabotase, intrusi pesawat nirawak (drone), dan serangan siber terhadap mereka.
Sementara itu, bulan lalu Rusia memperingatkan akan menggunakan senjata nuklir jika NATO berupaya memutus akses ke wilayah eksklave Kaliningrad.
Jenderal Grynkewich menyampaikan pesan tegas kepada Moskow bahwa, jika diperlukan, tindakan ini akan melibatkan pembalasan besar-besaran, dengan menyerang jauh melampaui pasukan yang berada di wilayah yang diserang.
“Jika pihak lawan memilih untuk terus melancarkan serangan atau mengerahkan pasukan cadangan mereka, kami akan melumpuhkan sistem tempur yang dikerahkan untuk melawan kami,” katanya.
“Hal ini mencakup tidak hanya pasukan penyerang itu sendiri, tetapi juga segala sesuatu yang mendukung, menopang, dan mengendalikan pasukan tersebut,” tandas Jenderal Grynkewich.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
