Iran akan Membalas Tanggapan AS Soal Proposal Pembukaan Kembali Selat Hormuz Setelah Peninjauan Selesai


JAKARTA – Iran masih meninjau tanggapan Amerika Serikat atas proposalnya mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz dan akan membalas Washington melalui perantara setelah peninjauan selesai, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Esmaeil Baghaei pada Hari Senin.

Baghaei juga mengatakan dalam konferensi pers, Iran terus bertukar pesan melalui perantara, tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut, melanisr Al Arabiya dari Reuters (13/10).

Diketahui, Qatar dan Pakistan, di antara negara-negara lain, telah bertindak sebagai mediator dalam upaya mengakhiri perang yang dimulai dengan serangan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari.

Setelah gencatan senjata sementara pada Bulan Juni runtuh dan serangan sporadis kembali terjadi, Negeri Para Mullah mengajukan proposalnya pada pertengahan September dan kemudian mengkonfirmasi penerimaan tanggapan Negeri Paman Sam.

Namun, proses tersebut kemudian terhenti, dengan kepala keamanan Tehran mengatakan pada Hari Minggu bahwa tanggapan Washington tidak cukup membahas tujuh syarat Teheran untuk membuka kembali Selat Hormuz dan kembali ke negosiasi.

Salah satu poin utama perselisihan adalah desakan Washington untuk membahas program nuklir Iran sejak awal. Tehran mengatakan negosiasi awalnya harus fokus pada pembukaan kembali Selat Hormuz, yang sebelum perang mengangkut sekitar seperlima perdagangan global minyak dan gas alam cair (LNG), dan memulihkan keamanan di jalur air tersebut.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *