Tak Minum Air setelah Bangun Tidur, Konsentrasi Bisa Turun hingga Picu Sakit Kepala


JAKARTA – Tubuh tetap kehilangan cairan ketika tidur. Karena itu, melewatkan minum air setelah bangun pagi dapat membuat tubuh lebih mudah mengalami dehidrasi, sulit berkonsentrasi, hingga meningkatkan risiko sakit kepala.

Menurut Antara, disitat Senin, 12 Oktober yang mengutip Health, tubuh dapat kehilangan sekitar 400 hingga 700 mililiter air selama tidur melalui pernapasan dan keringat. Kondisi ini membuat seseorang bisa terbangun dalam keadaan sedikit kekurangan cairan.

Minum air pada pagi hari membantu mengganti cairan yang hilang sekaligus memenuhi kebutuhan hidrasi harian. Orang yang terbiasa minum setelah bangun juga cenderung mengonsumsi lebih banyak air sepanjang hari.

Kekurangan cairan tidak hanya membuat haus. Dehidrasi juga dapat memengaruhi memori jangka pendek, konsentrasi, dan suasana hati. Kehilangan cairan tubuh sekitar 1 hingga 2 persen disebut sudah dapat mengganggu kemampuan berpikir.

Dampaknya juga bisa terasa saat berolahraga. Tubuh yang kekurangan cairan lebih mudah lelah dan daya tahannya dapat menurun. Karena itu, asupan air sebelum dan selama berolahraga penting untuk menjaga hidrasi dan kemampuan fisik.

Pencernaan juga membutuhkan cairan yang cukup. Air membantu makanan bergerak melalui saluran pencernaan dan menjaga buang air besar tetap teratur. Kekurangan cairan dapat meningkatkan risiko sembelit atau memperburuk kondisi yang sudah ada.

Sakit kepala menjadi keluhan lain yang dapat muncul saat tubuh mengalami dehidrasi. Sejumlah penelitian menunjukkan tambahan asupan air dapat membantu mengurangi gejala sakit kepala pada sebagian orang yang mengalami migrain.

Meski demikian, kebutuhan cairan setiap orang tidak sama. Ukuran tubuh, aktivitas fisik, dan kondisi lingkungan ikut menentukan jumlah air yang dibutuhkan.

Institute of Medicine atau IOM merekomendasikan perempuan dewasa mengonsumsi sekitar 2 hingga 2,7 liter air per hari. Sementara kebutuhan pria dewasa berada pada kisaran 2,5 hingga 3,7 liter per hari.

Minum air setelah bangun tidur bukan satu-satunya cara menjaga tubuh tetap terhidrasi. Namun, kebiasaan sederhana itu dapat membantu mengganti cairan yang hilang selama tidur sekaligus memulai pemenuhan kebutuhan cairan sepanjang hari.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *