Rusia-Ukraina Sepakati Gencatan Senjata Energi yang Berlaku Segera


JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pada Hari Minggu, Ukraina dan Rusia telah menyepakati apa yang disebutnya sebagai “gencatan senjata energi,” beberapa jam setelah Presiden Volodymyr Zelensky menolak tekanan Washington untuk menghentikan serangan secara sepihak terhadap kilang minyak Rusia.

Dalam unggahan di media sosial Presiden Trump mengatakan gencatan senjata energi tersebut akan berlaku segera, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Presiden Trump – yang kebijakannya terkait perang di Iran dituding sebagai penyebab tingginya harga solar yang membebani prospek Partai Republik dalam pemilihan paruh waktu bulan depan – sebelumnya pernah mengumumkan gencatan senjata energi di Ukraina pada pertengahan September, meskipun tidak ada pihak yang pernah mengonfirmasi tercapainya kesepakatan semacam itu.

“Berlaku segera, ada GENCATAN SENJATA ENERGI dalam Perang antara Rusia dan Ukraina. Kedua belah pihak telah setuju. Jangan melanggarnya!” tulis Presiden Trump di Truth Social, melansir Al Arabiya dari Reuters (12/10).

Sementara itu, dalam wawancara dengan Axios, Presiden Zelensky mengatakan unggahan Presiden Trump adalah kali pertama Ia mendengar tentang kesepakatan tersebut, meskipun seorang pejabat senior Ukraina mengatakan kepada Reuters bahwa Ukraina siap menyetujui gencatan senjata semacam itu, jika Rusia juga bersedia.

Sebelumnya pada Hari Minggu, Presiden Zelensky menegaskan kembali posisi lama Ukraina yang bersedia menghentikan serangan terhadap kilang minyak Rusia, namun hanya jika Moskow juga menghentikan serangan terhadap infrastruktur kelistrikan Ukraina.

Kesepakatan semacam itu harus disertai dengan “jaminan nyata,” kata Presiden Zelensky.

“Penyebab sebenarnya dari perang di Eropa adalah Rusia, dan hanya Rusia,” ujarnya.

“Menghentikan serangan terhadap infrastruktur energi bisa dilakukan bahkan hari ini juga, namun Putin tidak mau melakukannya,” tandas Presiden Zelensky.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *