JAKARTA – Xpeng mulai membuka uji coba layanan robotaxi Yoyo kepada pengguna umum di China melalui program berbasis undangan. Layanan ini menggunakan kendaraan otonom berbasis SUV GX dan dirancang melaju tanpa pengemudi dalam kondisi tertentu.
Menurut Antara, disitat Sabtu, 10 Oktober yang mengutip CarNewsChina, CEO Xpeng He Xiaopeng memperkenalkan nama Yoyo pada Kamis, 8 Oktober. Program untuk pengguna umum dibuka setelah perusahaan menyelesaikan lebih dari 2.200 perjalanan uji coba internal oleh karyawan.
Pemesanan dilakukan melalui aplikasi Yoyo di WeChat. Pengguna dapat mengatur suhu kabin dan menyalakan pengharum ruangan sebelum kendaraan tiba.
Robotaxi tersebut dibekali empat cip AI Turing buatan Xpeng dengan daya komputasi efektif yang diklaim mencapai 3.000 Tera Operations Per Second atau TOPS.
Sistemnya menggunakan Vision-Language-Action generasi kedua atau VLA 2.0. Xpeng memilih pendekatan berbasis kamera tanpa lidar maupun peta berdefinisi tinggi.
Perusahaan menyebut kendaraan tersebut dirancang untuk kemampuan mengemudi otonom Level 4. Pada level ini, sistem dapat melakukan tugas mengemudi tanpa intervensi manusia dalam kondisi operasional tertentu.
Kabin robotaxi Yoyo juga dilengkapi kursi “gravitasi nol”, fungsi pijat, dan layar hiburan untuk penumpang belakang.
Xpeng pertama kali mengumumkan rencana robotaxi pada November 2025. Uji jalan rutin dimulai Januari 2026, sementara unit produksi massal pertama keluar dari lini perakitan Guangzhou pada Mei.
Pada Juli, kendaraan mulai dipakai untuk transportasi karyawan dengan sistem pemesanan daring, penjemputan otonom dan penyelesaian perjalanan secara otomatis.
Sebulan kemudian, Xpeng memperoleh izin pengujian jarak jauh di Guangzhou. Izin itu memungkinkan kendaraan diuji di jalan tertentu tanpa operator keselamatan duduk di kursi pengemudi.
He Xiaopeng mengatakan perusahaan juga telah menyelesaikan platform pengambilalihan kendali jarak jauh berbasis cloud.
Xpeng menargetkan operasi percontohan dan layanan demonstrasi skala kecil hingga menengah berlangsung hingga akhir 2026. Guangzhou akan menjadi wilayah awal sebelum layanan diperluas ke daerah lain.
Layanan transportasi daring otomatis tanpa pengemudi ditargetkan mulai beroperasi pada 2027.
Perusahaan berencana memperoleh pendapatan dari penjualan kendaraan, layanan teknologi, dan bagi hasil dengan mitra yang mengelola armada lokal.
Xpeng juga menjajaki peluang membawa Yoyo ke pasar Eropa, Timur Tengah, dan Asia Tenggara.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
