JAKARTA – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat promosi kuliner, event daerah, dan keselamatan wisata menjelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan kekayaan lokal dan tradisi Indonesia akan terus didorong agar memiliki daya tarik lebih kuat di pasar internasional.
“Kami ingin menunjukkan bahwa akar tradisi dan kekayaan lokal Indonesia dapat menjadi kekuatan untuk membawa gastronomi kita menuju panggung dunia,” kata Widiyanti dalam Laporan Bulanan Kinerja Kemenpar di Jakarta, dikutip dari Antara, Jumat, 9 Oktober.
Salah satu program yang dijalankan adalah Wonderful Indonesia Gastronomy atau WIG 2026 yang berfokus di Solo dan Yogyakarta dengan tema “From Local Roots to Global Recognition”.
Rangkaian kegiatan mempertemukan chef Indonesia dan internasional. Tastemaker Gastronomy Trip melibatkan 18 media dan tastemaker dari 11 negara, sedangkan WIG Talks menghadirkan 22 pakar dengan peserta lebih dari 300 orang.
Artisan Market selama tiga hari menghadirkan 21 tenant jenama lokal dan 13 kolaborator. Kegiatan itu menarik lebih dari 2.000 pengunjung, melampaui target 1.300 orang.
Kemenpar juga menyiapkan aktivasi lanjutan hingga akhir tahun melalui Indonesia Restaurant Months, Culinary Festival, dan Chef Collaboration di sejumlah kota.
“WIG bukan sekadar festival kuliner, tetapi platform jangka panjang untuk memperkuat ekosistem gastronomi, memperluas pasar produk lokal, membuka peluang bisnis dan kolaborasi, serta menjadikan gastronomi bagian penting dari pengalaman berwisata di Indonesia,” ujar Widiyanti.
Selain promosi, Kemenpar juga menyoroti aspek keselamatan wisata. Peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau pada awal September berdampak pada 35 bandara, 4.132 penerbangan, dan 454.551 penumpang berdasarkan laporan InJourney Airports per 8 September.
Kemenpar berkoordinasi dengan pemangku kepentingan, termasuk agen perjalanan daring, untuk mendorong penerapan keadaan kahar, mempercepat pengembalian dana, serta memberi opsi perubahan jadwal tanpa biaya tambahan.
“Pertumbuhan pariwisata harus disertai kesiapsiagaan menghadapi krisis. Prinsip kami jelas, keselamatan wisatawan harus selalu menjadi prioritas,” kata Widiyanti.
Kemenpar juga mendampingi pemulihan Dusun Sade, Nusa Tenggara Barat, setelah kebakaran pada Agustus 2026. Bantuan usaha dan alat kerja senilai Rp817,5 juta disalurkan pada 30 September.
Bantuan itu mencakup 15 alat tenun gedogan, modal kerja bagi 69 UMKM, 70 paket bahan baku tenun, serta 43 paket alat kerajinan non-tenun.
Dari sisi event, Karisma Event Nusantara 2026 mendukung 125 event daerah di 38 provinsi. Hingga 30 September, sebanyak 89 event telah digelar di 34 provinsi.
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa mengatakan 78 event yang telah dikaji mencatat 9,97 juta pengunjung dan transaksi ekonomi langsung Rp888,52 miliar. Kegiatan tersebut juga melibatkan 19.866 UMKM, 120.642 pekerja seni, dan membuka lapangan kerja bagi 58.077 orang.
“Inilah yang ingin kita dorong melalui Event by Indonesia. Event bukan hanya menjadi atraksi, tetapi motor pergerakan wisatawan dan ekonomi daerah,” ujar Ni Luh.
Kemenpar juga meluncurkan Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 yang memuat perkembangan, prospek, dan isu strategis pariwisata nasional.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
