Bulog Rencanakan Pembangunan Pabrik Karung Plastik, Dimulai dari Jakarta


JAKARTA – Perum Bulog berencana membangun pabrik karung plastik di sejumlah kota besar di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pengemasan beras. Pabrik pertama direncanakan berlokasi di Jakarta, seiring dengan membaiknya kinerja keuangan perusahaan.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, rencana pembangunan pabrik tersebut dilatarbelakangi tingginya kebutuhan karung untuk pengemasan beras. Selama ini, Bulog masih membutuhkan pasokan karung untuk mendukung kegiatan operasionalnya.

“Kami mendorong ke depan pembangunan pabrik karung plastik. Selama ini Bulog berdiri sekian puluh tahun, kami heran, enggak punya pabrik karung plastik. Padahal kebutuhan karung luar biasa. Kita akan bangun pabrik karung plastik,” kata Rizal saat ditemui di Kantor Perum Bulog, Jakarta, Jumat, 9 Oktober 2026.

Menurut Rizal, pembangunan pabrik karung plastik direncanakan menjangkau pulau-pulau besar di Indonesia. Namun, Jakarta akan menjadi lokasi pertama untuk memudahkan pelaksanaan dan operasional awal.

“Rencana kami akan bangun di pulau-pulau besar itu harus ada satu, satu, satu, satu. Pertama nanti ada di sini, di apa, di Jakarta. Supaya lebih mudah,” ujarnya.

Rizal mengatakan rencana ekspansi tersebut didukung oleh kinerja keuangan perusahaan yang membaik. Hingga akhir September 2026, Bulog mencatatkan keuntungan sebesar Rp2,4 triliun. Angka tersebut diproyeksikan meningkat menjadi Rp3 triliun hingga akhir tahun.

“Bulog di bulan September kemarin, akhir September, bisa profit Rp2,4 triliun, dan diprediksikan di akhir tahun bisa tembus Rp3 triliun. Ini sejarah, sejarah sepanjang Bulog berdiri,” katanya.

Selain membangun pabrik karung plastik, Bulog berencana mengaktifkan kembali Unit Pengolahan Gabah dan Beras (UPGB) yang sebelumnya mengalami kerusakan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat infrastruktur dan kapasitas operasional.

“Yang pertama itu memperbaiki UPGB yang dulu rusak-rusak itu kita akan hidupkan lagi. Infrastrukturnya kita hidupkan lagi,” tutur Rizal.

Penguatan operasional tersebut juga akan diikuti dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan perusahaan. Bulog berencana memberikan kesempatan kepada pegawai untuk menempuh pendidikan di dalam maupun luar negeri.

“Yang ketiga adalah meningkatkan SDM-nya. Dengan memberikan kesempatan untuk sekolah-sekolah baik di dalam negeri maupun luar negeri. Bahkan kami akan sekolahkan beberapa level eselon satunya akan menjadi sekolah di Lemhannas. Sehingga memiliki kemampuan networking yang bagus ke depannya,” ujarnya.

Melalui rencana pembangunan pabrik karung plastik, pengaktifan kembali UPGB, dan peningkatan kompetensi pegawai, Bulog berupaya memperkuat infrastruktur serta kapasitas operasional untuk mendukung kegiatan pengadaan dan pengelolaan beras nasional.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *