HALMAHERA TENGAH – Kawasan industri Weda Bay disebut telah mengeluarkan lebih dari Rp650 miliar untuk program pemberdayaan masyarakat di 32 desa yang berada di sekitar kawasan industri dan pertambangan.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani menyampaikan angka tersebut saat melaporkan perkembangan kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park atau IWIP kepada Presiden Prabowo Subianto di Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis, 8 Oktober.
“Program CSR mereka menjangkau 32 desa di lingkar industri dan tambang yang telah dijangkau melalui program pemberdayaan masyarakat dan mereka sudah melakukan spending lebih dari Rp650 miliar,” kata Rosan.
Ia menempatkan program tersebut sebagai bagian dari pengembangan kawasan industri yang tidak hanya mengejar investasi dan ekspor, tetapi juga menyentuh masyarakat di sekitar lokasi tambang dan industri.
Rosan mengatakan kawasan IWIP terus berkembang sejak 2018. Investasi yang sudah masuk mencapai sekitar 20 miliar dolar AS dan akan bertambah sekitar 7 miliar dolar AS.
Jika seluruh investasi baru terealisasi, total investasi di kawasan tersebut akan mencapai sekitar 27 miliar dolar AS.
Dari sisi tenaga kerja, Rosan menyebut kawasan tersebut telah menyerap sekitar 117 ribu pekerja.
Pada saat yang sama, pemerintah juga menyiapkan 10 proyek strategis dengan total investasi 10,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp180 triliun.

Empat proyek sudah selesai dan mulai masuk tahap komersial. Enam proyek lainnya memasuki tahap pembangunan dan diperkirakan menciptakan lebih dari 10 ribu lapangan kerja.
Menurut Rosan, perkembangan kawasan tersebut harus memberi dampak jangka panjang bagi perekonomian nasional maupun daerah.
Ia juga meminta agar keberadaan kawasan industri benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi.
Dengan skala investasi yang terus membesar, dampak industri terhadap desa-desa sekitar menjadi salah satu bagian penting yang ikut disorot pemerintah.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+


