JAKARTA – Chef de Mission (CdM) Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Todotua Pasaribu, menyatakan para atlet telah berjuang maksimal meski kontingen Merah Putih menempati peringkat ke-16 klasemen akhir perolehan medali.
Todotua mengatakan pencapaian kontingen Indonesia tidak semata-mata diukur dari posisi klasemen. Menurut dia, para atlet mampu memenuhi bahkan melampaui target lima medali emas di tengah berbagai tantangan selama kompetisi.
“Kami tentu tidak ingin menutup mata terhadap peringkat ke-16 di Aichi-Nagoya. Memang secara klasemen bisa saja ini bukan posisi yang diharapkan, tetapi prestasi olahraga tidak boleh dibaca hanya dari angka,” kata Todotua dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.
Kontingen Indonesia mengakhiri Asian Games 2026 dengan raihan 39 medali, terdiri atas lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu.
Todotua menilai capaian tersebut menunjukkan daya saing atlet Indonesia di tingkat Asia. Namun, ia mengakui tantangan berikutnya adalah meningkatkan kemampuan kontingen untuk mengonversi peluang medali menjadi medali emas.
Hasil Asian Games Jadi Bahan Evaluasi
Menurut Todotua, pengalaman bertanding di Aichi-Nagoya harus menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat pembinaan atlet dan ekosistem olahraga nasional.
Ia menilai dukungan berkelanjutan dari seluruh pemangku kepentingan diperlukan agar potensi atlet dapat berkembang secara optimal dan prestasi Indonesia meningkat pada ajang berikutnya.
Todotua menegaskan posisi ke-16 bukan hasil yang perlu dirayakan, tetapi juga tidak semestinya hanya diratapi. Hasil tersebut perlu dijadikan bahan evaluasi sekaligus modal untuk membangun prestasi olahraga secara berkelanjutan.
Bagi dia, Asian Games 2026 memberikan gambaran mengenai kekuatan, potensi, dan pekerjaan rumah olahraga Indonesia. Medali menjadi hasil nyata dari kompetisi, sedangkan pengalaman bertanding dapat menjadi bekal untuk menyusun program pembinaan yang lebih terarah.
Apresiasi bagi Atlet dan Tim Pendukung
Todotua juga menyampaikan penghormatan kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, dan federasi cabang olahraga atas kerja keras mereka selama memperjuangkan nama Indonesia di Asian Games 2026.
Ia berharap pencapaian di Aichi-Nagoya menjadi pengingat pentingnya dukungan yang lebih optimal terhadap pembinaan olahraga nasional.
Dengan evaluasi yang terarah dan dukungan berkelanjutan, Todotua menilai atlet Indonesia memiliki peluang untuk meningkatkan prestasi dan memperkuat posisi dalam persaingan olahraga Asia pada masa mendatang.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
