JAKARTA – Motorola tengah menyiapkan ponsel lipat berformat lebar pertamanya yang secara internal disebut razr flex. Perangkat dengan kode nama Parker ini diperkirakan meluncur sekitar pertengahan Desember 2026 dengan membawa layar OLED 165Hz, Snapdragon 8 Gen 5, RAM 12GB dan baterai 5.000 mAh.
Keberadaan perangkat tersebut sebelumnya telah dikonfirmasi Motorola melalui siluet yang diperlihatkan dalam acara peluncuran iPhone Duo. Namun, Motorola saat itu belum mengungkap spesifikasi maupun detail lengkap perangkat.
Berdasarkan informasi yang tersedia, Motorola Razr Flex akan menggunakan Snapdragon 8 Gen 5 dengan kecepatan hingga 3,8GHz. Chipset tersebut akan dipadukan dengan RAM 12GB dan penyimpanan internal 256GB.
Untuk sementara, hanya kapasitas penyimpanan 256GB yang dapat dikonfirmasi. Penyimpanan tersebut tidak dapat diperluas menggunakan kartu memori. Belum diketahui apakah Motorola akan menyediakan pilihan kapasitas lainnya.
Pada bagian utama, perangkat ini akan memiliki layar OLED berukuran 6,92 inci dengan resolusi 1.728 x 2.364 piksel. Layar tersebut mendukung refresh rate hingga 165Hz serta kompatibel dengan HDR10, HDR10+ dan Dolby Vision.
Sementara itu, layar bagian luar berukuran 4,97 inci dengan panel OLED dan resolusi 1.736 x 1.140 piksel. Refresh rate layar cover belum dapat dipastikan, tetapi diperkirakan setidaknya mencapai 120Hz.
Motorola juga akan membekali ponsel lipat tersebut dengan baterai dual-cell berkapasitas 5.000 mAh. Dukungan pengisian kabel USB-PD dipastikan tersedia, sementara pengisian nirkabel Qi2 disebut mampu mencapai 25W.
Dari sisi ketahanan, Motorola Razr Flex disebut akan mengantongi sertifikasi IP48 dan IP49. Perangkat ini juga mendukung jaringan 5G dan LTE, Wi-Fi 7, Wi-Fi Direct serta Bluetooth 6.0 dengan LE Audio.
Untuk konektivitas seluler, Motorola menyediakan slot kartu nano-SIM fisik sekaligus dukungan eSIM.Razr Flex diperkirakan menjalankan Android 17 sejak pertama kali digunakan. Tombol daya sekaligus tombol pengunci di sisi kanan juga berfungsi sebagai pemindai sidik jari.Motorola turut menambahkan tombol fisik khusus untuk mengakses fitur AI.
Pada sektor kamera, perangkat ini akan menggunakan dua kamera belakang. Kamera utama beresolusi 50MP dipadukan dengan kamera ultrawide 50MP. Kamera utama tersebut disebut mampu menghasilkan pembesaran digital hingga 30x.Kamera depan pada layar utama dan layar cover sama-sama menggunakan sensor 32MP.
Dalam kondisi terbuka, perangkat memiliki dimensi 110 x 149 x 5,8 milimeter. Ketika dilipat, dimensinya menjadi 110 x 76 x 12,6 milimeter dengan bobot 215 gram.Motorola akan menawarkan dua pilihan warna, yakni PANTONE Coriander dan PANTONE Dark Botanical Garden.
Dengan ketebalan 12,6 milimeter saat dilipat, perangkat ini disebut akan lebih tebal dibandingkan Galaxy Z Fold 8 yang memiliki ketebalan 9,7 milimeter. Bobotnya juga sedikit lebih berat karena mencapai 215 gram, dibandingkan 201 gram pada Galaxy Z Fold 8.
Namun, bobot tersebut masih lebih ringan dibandingkan iPhone Duo yang disebut memiliki bobot 254 gram.
Motorola Razr Flex diposisikan untuk bersaing di segmen ponsel lipat berformat lebar. Perangkat tersebut diperkirakan diperkenalkan secara penuh pada 2027, meski target peluncurannya saat ini berada di sekitar pertengahan Desember 2026.
Motorola juga disebut memilih Snapdragon 8 Gen 5 untuk perangkat tersebut. Alasan penggunaan chipset itu belum dikonfirmasi, tetapi sumber memperkirakan pilihan tersebut dapat memberikan ruang lebih besar bagi Motorola dalam menentukan harga perangkat.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
