Sylvester Stallone Akui Beberapa Kali Hampir Adu Jotos dengan Arnold Schwarzenegger


JAKARTA – Sylvester Stallone mengaku beberapa kali hampir berkelahi dengan Arnold Schwarzenegger ketika keduanya bersaing sebagai bintang film laga Hollywood. Perseteruan mereka begitu panas hingga Stallone pernah tidak tahan berada dalam satu ruangan dengan rivalnya itu.

Menurut USA Today, dikutip Minggu, 27 September, pengakuan tersebut disampaikan Stallone dalam podcast The Interview milik The New York Times yang tayang pada 26 September 2026.

“Kami hampir adu jotos beberapa kali,” kata pemeran Rocky berusia 80 tahun itu kepada pewawancara Lulu Garcia-Navarro.

Stallone mengatakan Schwarzenegger merupakan pesaing yang sulit dihadapi. Pemeran The Terminator itu dinilainya sangat percaya diri, tenang, dan pandai memainkan strategi psikologis.

“Saya pikir karier saya sedang berjalan baik. Lalu saya melihat pria ini, sosok yang sulit digoyahkan dan sangat percaya diri. Menurut saya, bahkan lebih percaya diri daripada saya,” ujarnya.

Menurut Stallone, Schwarzenegger mampu bertindak dengan cerdik dan membaca situasi. Sebaliknya, ia lebih mengandalkan pendekatan langsung.

“Saya berpikir, inilah orangnya. Saya tahu saya akan menghadapi masalah dengannya. Dan ternyata benar,” katanya.

Namun, persaingan sengit itu akhirnya berubah menjadi persahabatan. Stallone bahkan menilai rivalitas mereka telah mendorong keduanya menghasilkan film laga yang semakin besar dan spektakuler sepanjang era 1980-an.

Ia mengakui menyesali sejumlah perkataan yang pernah dilontarkannya kepada Schwarzenegger.

“Saya menyesali beberapa hal yang pernah saya katakan tentang dia. Namun, dia memancing saya secara kreatif, begitu pula saya terhadapnya,” ujar Stallone.

Menurutnya, mereka saling mengusik sekaligus mendorong satu sama lain untuk terus meningkatkan kemampuan.

Kedua bintang laga itu kemudian bekerja sama dalam waralaba The Expendables.

Persahabatan mereka bahkan berlanjut ketika Schwarzenegger terjun ke politik. Stallone mengaku pernah ikut berkampanye untuk mantan Gubernur California yang menjabat pada 2003 hingga 2011 tersebut.

Padahal, Stallone semula meragukan keputusan Schwarzenegger menjadi politikus. Namun, pandangannya berubah setelah menghadiri sebuah acara atas undangan sahabatnya itu.

“Ternyata kami langsung cocok. Dia memang sosok yang tiada duanya,” katanya.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *