Presiden Abbas Tagih Janji Presiden Trump Mencegah Aneksasi dan Pengusiran Warga Palestina


JAKARTA – Presiden Mahmoud Abbas mendesak Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk memenuhi janji yang dibuat kepada negara-negara Arab guna mencegah pengusiran warga Palestina dan aneksasi tanah Palestina, dalam rekaman video pidato yang ditayankan di Sesi Debat Umum Sidang Majelis Umum ke-81 PBB, Hari Kamis.

Ini menjadi tahun kedua berturut-turut Presiden Abbas tidak bisa hadir secara langsung Sidang Majelis Umum PBB, menyusul penolakan AS untuk menerbitkan visa bagi Presiden Abbas dan delegasinya.

Dalam pidatonya, Presiden Abbas mendesak AS untuk bekerja sama dengan Pimpinan Palestina dan komunitas internasional guna menerapkan Solusi Dua Negara berdasarkan hukum internasional.

Presiden Abbas mengatakan, Palestina telah menyambut baik rencana perdamaian Trump “namun tidak melihat adanya kemajuan di lapangan,” dikutip dari Anadolu (24/9).

Lebih lanjut Ia juga memperingatkan para pemimpin dunia agar tidak membiarkan terulangnya “Nakba dan pembantaian” yang dialami warga Palestina pada tahun 1948.

Presiden Palestina menyatakan, rakyatnya sedang menghadapi salah satu “periode paling berbahaya dalam sejarah mereka,” seraya menyoroti pembunuhan, kehancuran, kelaparan, dan upaya pengusiran paksa di Jalur Gaza.

Dikatakannya, setiap masa transisi pada akhirnya harus mengarah pada penyatuan kembali Jalur Gaza dan Tepi Barat yang diduduki di bawah satu negara Palestina dengan satu angkatan bersenjata yang sah.

Ia juga menuduh Israel menahan dana Palestina senilai lebih dari 6 miliar dolar AS dan menuntut agar dana tersebut segera dicairkan.

Presiden Abbas menolak apa yang disebutnya sebagai tindakan hukuman yang menghalangi dirinya dan anggota delegasi Palestina untuk menghadiri Majelis Umum, seraya menyatakan pembatasan tersebut melanggar kewajiban AS sebagai negara tuan rumah Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Ia mendesak Washington untuk mencabut tindakan tersebut dan mengizinkan pimpinan Palestina untuk berpartisipasi penuh dalam pertemuan-pertemuan PBB.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *