JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Hari Minggu memperingatkan, Ia telah memasuki tahap pengambilan keputusan krusial terkait situasi dengan Iran, seraya menegaskan perkembangan besar akan terjadi jika Tehran tidak mengubah perilakunya.
“Pertanyaan saya adalah apakah dan kapan saya akan menghancurkan seluruh negara itu? Sebaiknya mereka bersikap baik,” ujar Presiden Trump kepada Fox News saat memaparkan pendekatannya terhadap situasi tersebut, melansir Anadolu (21/9).
Presiden Trump menggambarkan pilihan-pilihan yang dimilikinya saat ini, yaitu melenyapkan negara tersebut, membiarkannya “hancur” secara ekonomi, atau menegosiasikan kesepakatan, seraya menambahkan bahwa “hal-hal yang sangat besar akan terjadi dalam waktu dekat.”
Saat ditanya mengenai pekan tingkat tinggi Majelis Umum PBB yang dimulai pada hari Senin, Presiden Trump mengisyaratkan kesediaan untuk melakukan pendekatan diplomatik, dengan mengatakan Ia “mungkin terbuka” untuk bertemu dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian.
Baik Tehran maupun Pezeshkian tidak segera menanggapi pernyataan Trump mengenai potensi pertemuan tersebut.
Diketahui, High Level Week Sidang ke-81 Majelis Umum PBB (UNGA 81) berlangsung dari tanggal 18 hingga 28 September di Markas Besar PBB di New York, dengan agenda utama Debat Umum yang digelar pada 22 hingga 28 September.
Preisden Trump baru-baru ini mengklaim konflik dengan Iran akan “berakhir setelah pemilihan paruh waktu” Bulan November.
Terpisah, Departemen Luar Negeri AS pada Hari Minggu mengeluarkan peringatan perjalanan, dengan alasan meningkatnya ketegangan di seluruh kawasan tersebut.
Pihaknya juga memperingatkan Iran dan kelompok-kelompok pendukungnya dapat menargetkan kepentingan, bisnis, dan institusi AS, serta lokasi-lokasi yang terkait dengan warga Amerika di seluruh dunia.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
