JAKARTA – Samsung dikabarkan mempercepat peluncuran Galaxy Z Trifold 2 sebagai respons terhadap kehadiran iPhone Duo. Kabar tersebut muncul setelah sejumlah laporan dari media sosial China yang mengindikasikan Samsung tengah memajukan jadwal peluncuran ponsel lipat tiga generasi berikutnya.
Laporan itu disampaikan oleh seorang blogger yang mengumpulkan informasi dari media sosial China. Temuan tersebut mengindikasikan adanya langkah Samsung untuk mempercepat kehadiran Galaxy Z Trifold 2, meski generasi sebelumnya tidak mencatatkan keberhasilan besar di pasar.
Kabar mengenai langkah Samsung tersebut muncul setelah Apple memperkenalkan iPhone Duo. Kehadiran perangkat tersebut sebelumnya disebut telah menimbulkan kekhawatiran terkait persaingan di segmen ponsel lipat.
Salah satu perhatian Samsung disebut berkaitan dengan bobot perangkat Apple tersebut. Bahkan sebelum iPhone Duo diperkenalkan secara resmi, Samsung telah mengomentari bobot yang dikabarkan dimiliki perangkat tersebut.
Setelah iPhone Duo diumumkan, perangkat Apple itu disebut memiliki keunggulan pada aspek perlindungan terhadap debu dan kotoran. Hal tersebut berkaitan dengan salah satu kelemahan yang selama ini dihadapi perangkat lipat Samsung.
Model lipat terbaru Samsung disebut memiliki sertifikasi IP48. Sertifikasi tersebut memberikan perlindungan terhadap benda padat berukuran tertentu, tetapi masih memungkinkan partikel sebesar butiran pasir masuk ke perangkat.
Sementara itu, iPhone Duo disebut memiliki sertifikasi IP68 yang menunjukkan tingkat perlindungan lebih tinggi terhadap debu. Perbedaan tersebut menjadi salah satu aspek yang disoroti dalam persaingan antara perangkat lipat Samsung dan produk terbaru Apple.
Dalam situasi tersebut, Samsung kini dikabarkan tengah mempersiapkan Galaxy Z Trifold 2 dan berencana memajukan jadwal peluncurannya. Laporan mengenai rencana tersebut ditemukan oleh 9to5Google dari informasi yang beredar di media sosial China.
Galaxy Z Trifold 2 akan menjadi penerus Galaxy Z TriFold, perangkat Samsung yang menggunakan dua engsel untuk membentuk tiga bagian layar. Rencana percepatan peluncuran itu dinilai menjadi langkah yang cukup mengejutkan mengingat kinerja komersial generasi sebelumnya.
Galaxy Z TriFold pertama kali memasuki pasar Amerika Serikat pada Januari dengan harga sekitar US$2.900. Dengan kurs Rp17.723,17 per dolar AS, harga tersebut setara sekitar Rp51,4 juta.
Namun, perangkat tersebut kemudian dihentikan penjualannya hanya sekitar tiga bulan setelah debut di Amerika Serikat. Penghentian itu terjadi di tengah laporan bahwa Galaxy Z TriFold kemungkinan dijual Samsung dengan harga di bawah biaya produksinya.
Kondisi tersebut membuat rencana percepatan Galaxy Z Trifold 2 menjadi perkembangan baru dalam strategi Samsung di pasar ponsel lipat. Laporan mengenai perangkat tersebut sejauh ini masih berupa informasi yang dikaitkan dengan sumber dan unggahan di media sosial China.
Kehadiran iPhone Duo sekaligus menambah persaingan di kategori perangkat dengan desain lipat. Samsung sendiri telah lebih dulu mengembangkan lini ponsel lipat, sementara Apple kini memasuki kategori tersebut dengan perangkat yang disebut menawarkan perlindungan debu dengan sertifikasi IP68.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
