
YOGYAKARTA – Bekerja kini tak harus setiap hari datang ke kantor. Selama pekerjaan itu dapat diselesaikan secara online dan koneksi internet memadai, Anda dapat bekerja dari rumah, kafe, coworking space, bahkan dari negara lain. Fleksibilitas kerja inilah yang kemudian mendorong munculnya gaya hidup digital nomad.
Namun, tinggal di negara lain sambil bekerja tidak sesederhana yang dibayangkan. Anda tidak bisa hanya datang menggunakan visa turis lalu membuka laptop untuk bekerja. Karena banyak negara tidak mengizinkan pemegang visa turis melakukan aktivitas kerja, meskipun pekerjaannya dilakukan secara online. Nah, untuk menjawab kebutuhan pekerja jarak jauh inilah sejumlah negara menawarkan apa yang kita kenal sebagai visa digital nomad.
Apa Itu Visa Digital Nomad?
Dilansir dari Rippling, visa digital nomad adalah jenis visa yang memungkinkan pekerja jarak jauh tinggal di suatu negara sambil tetap bekerja untuk perusahaan atau klien yang berada di luar negara tersebut. Visa ini ditujukan bagi orang-orang yang pekerjaannya tidak mengharuskan mereka berada di lokasi tertentu. Dengan visa ini, mereka dapat tinggal di negara tujuan dalam jangka waktu tertentu tanpa harus mengurus izin kerja.
Hadirnya visa digital nomad juga memberikan dasar legal yang lebih jelas untuk bekerja dari luar negeri dibandingkan penggunaan visa turis. Visa turis pada dasarnya diberikan untuk perjalanan singkat dengan tujuan wisata dan umumnya tidak memberikan hak untuk bekerja. Sementara itu, visa digital nomad memang dirancang agar pemegangnya dapat tinggal sekaligus menjalankan pekerjaan jarak jauh.
Sebelum visa semacam ini tersedia, sebagian digital nomad menggunakan visa turis atau izin tinggal sementara ketika menetap di negara lain. Cara ini kerap bermasalah karena di banyak negara visa turis tidak memberikan izin untuk bekerja, sekalipun pekerjaan dilakukan untuk perusahaan atau klien dari luar negeri.
Tidak hanya itu, visa digital nomad juga berbeda dengan izin tinggal sementara ataupun status penduduk permanen. Sejumlah skema izin tinggal mensyaratkan pekerjaan lokal, investasi, atau ketentuan lain yang prosesnya rumit. Sementara visa digital nomad secara khusus mengakomodasi pekerjaan jarak jauh untuk perusahaan atau klien asing.
Lalu, siapa sebenarnya yang disebut digital nomad? Istilah ini merujuk pada seseorang yang memanfaatkan teknologi untuk bekerja secara jarak jauh sekaligus berpindah atau tinggal di berbagai tempat. Mereka dapat bekerja dari coworking space, kafe, penginapan, atau tempat lain yang mendukung pekerjaan secara online.
Meski sama-sama bekerja di luar kantor, digital nomad tidak selalu sama dengan remote worker. Seorang remote worker biasanya tetap tinggal dan bekerja dari satu lokasi, misalnya rumahnya, sedangkan digital nomad cenderung berpindah dari satu destinasi ke destinasi lainnya sambil tetap menjalankan pekerjaannya.
Syarat dan Cara Mengajukan Visa Digital Nomad
Proses pengajuan visa digital nomad berbeda-beda tergantung kebijakan masing-masing negara. Secara umum, Anda perlu mengisi formulir permohonan visa dan menyerahkan sejumlah dokumen, di antaranya bukti penghasilan, pekerjaan jarak jauh, catatan bebas kriminal, dan kepemilikan asuransi kesehatan.
Persyaratan kelayakannya juga bergantung pada negara yang dituju. Beberapa negara menetapkan batas penghasilan minimum bulanan atau tahunan, sementara negara lain dapat meminta pemohon memiliki sejumlah dana tertentu di rekening bank.
Begitupun dengan dokumen pendukung. Beberapa dokumen yang umumnya dibutuhkan antara lain paspor yang masih berlaku, kontrak kerja untuk membuktikan status pekerjaan remote, serta rekening koran sebagai bukti kemampuan finansial. Negara tujuan juga dapat meminta bukti tempat tinggal selama berada di sana hingga tiket perjalanan pulang.
Itulah pembahasan soal visa digital nomad. Salah satu keuntungan visa digital nomad adalah kesempatan untuk tinggal dan bekerja secara legal di luar negeri. Beberapa negara yang menawarkan visa ini juga memiliki biaya hidup yang relatif lebih rendah, sehingga dapat membantu pekerja mengatur pengeluaran selama tinggal di luar negeri. Jadi, tertarik menjadi seorang digital nomad? Good Luck!!
Selain pembahasan di atas, ikuti artikel-artikel menarik lainnya di VOI.ID. Agar tidak ketinggalan kabar terupdate follow dan pantau terus akun sosial media kami!
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
