JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto berencana membangun sekolah unggulan dengan kurikulum International Baccalaureate atau IB. Sekolah tersebut disiapkan bagi siswa berkemampuan tinggi agar mampu bersaing masuk universitas terbaik dunia.
Rencana itu disampaikan Prabowo saat menerima Kepala BRIN Arif Satria dan para periset di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis, 6 Agustus.
Prabowo mengatakan pemerintah akan menyeleksi anak-anak dengan kemampuan terbaik untuk belajar di sekolah unggulan.
“Kita juga membangun sekolah-sekolah unggulan untuk anak-anak terpintar. Bisa kita seleksi,” kata Prabowo.
Kurikulum IB merupakan sistem pendidikan internasional yang digunakan di berbagai negara dan menekankan kemampuan berpikir kritis, riset, serta standar akademik global.
Menurut Prabowo, kurikulum sekolah unggulan harus setara dengan lembaga pendidikan terbaik di dunia.
“Dia harus sama dengan standar yang sama dengan yang terpintar di dunia,” ujarnya.
Pemerintah berharap lulusan sekolah tersebut dapat diterima dan menyelesaikan pendidikan di universitas papan atas dunia.
Selain membangun sekolah unggulan, Prabowo ingin mengundang universitas asing bekerja sama dengan perguruan tinggi di Indonesia.
Kerja sama itu dapat berbentuk program bersama maupun kerja sama operasi. Namun, ia mengakui langkah tersebut merupakan investasi jangka panjang.
Prabowo juga ingin memperbaiki kondisi fisik sekolah di seluruh Indonesia. Ia menilai pendidikan menjadi dasar penguasaan sains dan teknologi.
“Untuk mencapai tingkat inovasi, terobosan, penemuan-penemuan, paten-paten, dan sebagainya, dasarnya adalah pendidikan,” katanya.
Prabowo mengatakan negara yang menguasai sains dan teknologi dapat maju lebih cepat. Karena itu, pendidikan dinilai sebagai bagian paling penting dalam menyiapkan peneliti dan tenaga terampil.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
