China Balas Sanksi Uni Eropa, 14 Entitas Masuk Daftar Pengendalian Ekspor


JAKARTA – China mengajukan protes resmi kepada Uni Eropa setelah blok tersebut menjatuhkan sanksi terhadap 14 perusahaan dari daratan China dan Hong Kong dalam paket sanksi ke-21 terhadap Rusia.

Anadolu Agency dikutip Sabtu, 25 Juli, mengutip Global Times yang menyebut Beijing menilai langkah itu tidak adil, menyasar perusahaan China, dan merusak hubungan kedua pihak.

China kemudian memasukkan 14 entitas Uni Eropa ke dalam daftar pengendalian ekspor pada Jumat. Langkah balasan itu dilakukan sehari setelah Uni Eropa menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan China, menurut Kementerian Perdagangan China.

Juru bicara misi China untuk Uni Eropa mengatakan Beijing menyampaikan “ketidakpuasan kuat dan penolakan tegas” terhadap sanksi tersebut.

Uni Eropa menjatuhkan sanksi itu sebagai bagian dari langkah terbarunya terhadap Rusia terkait perang di Ukraina.

“China mempertahankan posisi yang objektif dan adil dalam krisis Ukraina, tetap berkomitmen mendorong perundingan damai, serta telah memainkan peran konstruktif dalam mendorong penyelesaian politik atas krisis tersebut,” kata juru bicara itu.

Beijing juga menolak apa yang disebutnya sebagai upaya Uni Eropa mengalihkan kesalahan kepada China atas konflik tersebut.

China menolak pencantuman perusahaan dan warga negaranya dalam daftar sanksi Uni Eropa yang dinilai tidak berdasar.

Beijing meminta Uni Eropa segera memperbaiki kesalahannya, menghapus dampak buruk sanksi tersebut, dan menjaga kepentingan hubungan China-Uni Eropa melalui tindakan nyata.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *