PM Hungaria Dukung Hak Pilih Mulai Usia 16 Tahun


JAKARTA – Perdana Menteri Hungaria Peter Magyar mendukung pemberian hak pilih kepada warga mulai usia 16 tahun. Gagasan itu akan dibahas dalam penyusunan konstitusi baru yang sedang disiapkan pemerintahannya.

Anadolu Agency dikutip Sabtu, 18 Juli, menyebut Magyar menilai sebagian besar warga Hungaria berusia di bawah 18 tahun sudah cukup siap dan memiliki informasi yang memadai untuk ikut menentukan keputusan politik.

“Saya percaya saat ini sebagian besar warga berusia di bawah 18 tahun sudah cukup siap dan memiliki informasi yang memadai untuk ikut menentukan keputusan bersama,” tulis Magyar di platform media sosial X pada Sabtu.

Pemerintahan Magyar mulai berkuasa setelah pemilihan umum April 2026. Pemerintah kini menyiapkan paket reformasi konstitusi yang luas.

Selain menurunkan batas usia pemilih dari 18 tahun menjadi 16 tahun, Magyar mendukung pembatasan masa jabatan anggota parlemen. Menurut dia, langkah itu dapat memperbaiki kualitas politik di parlemen.

Dalam unggahan yang sama, Magyar mengatakan pemerintahannya telah menghidupkan kembali tradisi parlemen. Ia menuding mantan Perdana Menteri Viktor Orban selama 16 tahun berupaya melemahkan peran lembaga tersebut.

Perdebatan serupa juga berlangsung di Inggris. Pemerintah Inggris pada pekan ini mengumumkan rencana menurunkan batas usia pemilih menjadi 16 tahun sebelum pemilihan umum berikutnya.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *