Purnawidya Sekolah Indonesia Tokyo 2026, Dubes Kartini: Awal Perjuangan Berikutnya


JAKARTA – Hari Purnawidya bukanlah akhir dari proses pendidikan, melainkan awal dari perjuangan berikutnya, kata Duta Besar RI untuk Jepang Nurmala Kartini Sjahrir.

Hal tersebut disampaikan Dubes Kartini dalam Purnawidya SIT Tahun Pelajaran 2025/2026 Sekolah Indonesia Tokyo (SIT), bertepatan HUT ke-64 SIT yang digelar di Balai Indonesia, Kompleks SIT, Rabu (17/6).

Dalam kegiatan yang mengusung tema “Cakrawala Ilmu, Jejak Mendunia” ini, sebanyak 47 Siswa dan Siswi dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menegah Atas (SMA) dinyatakan lulus dari SIT.

Dalam sambutannya, Dubes Kartini menyampaikan selamat kepada para Purnasiswa yang telah menjalani proses belajar di SIT. Ia juga mengapresiasi para guru serta seluruh civitas akademika SIT, termasuk Komite Sekolah dan orang tua murid yang telah berkontribusi dalam kegiatan akademik di SIT.

“Hari Purnawidya adalah sebuah momen untuk mensyukuri perjalanan panjang yang telah ditempuh. Jadikanlah kesempatan pendidikan di jenjang sebelumnya sebagai sebuah pengalaman hidup yang berharga. Acara Purnawidya ini bukanlah titik akhir dari proses Pendidikan. Sebaliknya, merupakan awal dari perjuangan berikutnya,” ujar Dubes Kartini, melansir keterangan KBRI Tokyo, (18/6)

“Apresiasi saya kepada seluruh tenaga kependidikan di SIT. Guru, pegawai, dan seluruh civitas akademika dari SIT adalah satu jalinan sistem yang sangat menentukan kesuksesan peserta didik. Kepada seluruh orang tua, termasuk pengurus dan anggota Komite Sekolah serta Koordinator Kelas, saya sampaikan rasa hormat saya atas dukungan tenaga, pemikiran, dan biaya yang telah diberikan untuk memastikan kesuksesan kegiatan belajar mengajar,” jelasnya, didampingi Koordinator Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Tokyo Muhammad Al Aula; Atase Pendidikan Amzul Rifin yang juga selaku Plt. Kepala Sekolah Indonesia Tokyo; dan, Ketua Komite Sekolah Merry Astrid Indriasari.

hari purnawidya
Dubes Kartini dalam Purnawidya Sekolah Indonesia Tokyo 2026. (Sumber KBRI Tokyo)

“Khusus untuk para Purnasiswa yang akan melanjutkan ke Pendidikan Tinggi, selamat menjalani sebuah kehidupan baru yang akan menguji kedewasaan dan tanggung jawab. Kehidupan di perguruan tinggi sepenuhnya akan berada di tangan kalian semua. Orang tua hanya akan bisa mendukung dari jauh. Untuk itu, jaga tanggung jawab dan kepercayaan ini,” tambah Dubes Kartini.

Dari total 47 Siswa dan Siswi Purnasiswa, rinciannya delapan 8 siswa dari TK; tujuh siswa dari Sekolah Dasar; 14 siswa dari Sekolah Menengah Pertama; dan, 18 siswa dari Sekolah Menegah Atas.

Atase Pendidikan/Plt. SIT Amzul Rifin menjelaskan, perkembangan jumlah peserta didik di SIT terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Dari 165 peserta didik pada tahun pelajaran sebelumnya, jumlah itu bertambah menjadi 174 peserta didik pada awal Tahun Pelajaran 2025/2026. Dan mencapai 187 peserta didik pada Mei 2026. Peningkatan ini menurut Amzul, menunjukkan kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh kepada sekolah.

“Sepanjang tahun pelajaran ini, SIT terus berupaya menyesuaikan berbagai praktik akademik maupun non-akademik dengan kebijakan dari Kementerian Pendidikan RI. Dalam bidang pengembangan kepemimpinan, sekolah melaksanakan regenerasi organisasi siswa dan petugas apel tidak hanya pada jenjang SMA, tetapi juga pada jenjang SMP, sehingga kesempatan belajar memimpin dapat diperoleh sejak dini. Selain itu, sekolah telah membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di Lingkungan Sekolah yang melibatkan unsur guru dan peserta didik agar tercipta lingkungan belajar yang aman,” jelasnya.

“Pada bidang akademik hasil Tes Kemampuan Akademik peserta didik jenjang SD, SMP, dan SMA berada di atas rata-rata nasional maupun rata-rata Sekolah Indonesia Luar Negeri. Terima kasih kepada seluruh orang tua, komite sekolah, mitra sekolah, para guru, tenaga kependidikan, dan tentunya KBRI Tokyo yang telah mendukung penyelenggaraan pendidikan di SIT,” sambung Amzul.

Ia menambakan, dalam bidang kesiswaan dan prestasi, peserta didik SIT menunjukkan pencapaian yang membanggakan. Di antaranya pada Olimpiade Sains Nasional, salah satu peserta didik berhasil menjadi semifinalis OSN bidang Astronomi.

Sementara itu di tingkat internasional dan lokal Jepang, peserta didik juga menorehkan prestasi diantaranya pada Meguro English Speech Contest dengan penghargaan Best Delivery.

Termasuk pula dalam kompetisi antar-Sekolah Indonesia Luar Negeri, SIT berhasil meraih berbagai penghargaan dan menempatkan diri pada jajaran tiga besar pada beberapa cabang lomba, di antaranya cipta cerpen, olimpiade matematika, dan robotik.

Terpisah, Ketua Komite Sekolah Merry Astrid Indriasari dalam sambutannya mengatakan berharap agar para siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang inovatif dan kreatif dan menjaga selalu sikap sportivitas dan memiliki karakter yang baik untuk menghargai proses, menghormati perbedaan sebagai bekal untuk meraih prestasi.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *