Trump Sebut Apple Gandeng Intel untuk Produksi Chip di AS


JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan Apple setuju bekerja sama dengan Intel untuk merancang dan memproduksi chip di AS. Klaim itu disampaikan saat Washington mendorong industri semikonduktor kembali dibangun di dalam negeri.

Menurut laporan Anadolu Agency dikutip Jumat, 19 Juni, Trump menyampaikan pernyataan tersebut melalui Truth Social, Kamis.

“Apple telah setuju bekerja sama dengan Intel untuk merancang dan membuat chipnya di Amerika,” kata Trump.

Trump mengatakan AS selama ini merancang banyak teknologi yang dipakai dunia, tetapi terlalu sedikit yang dibuat di dalam negeri.

“Kita merancang semuanya, tetapi kita harus membangunnya di sini, sekarang,” ujarnya.

Semikonduktor adalah komponen utama dalam chip yang dipakai pada ponsel, komputer, pusat data, hingga sistem AI.

Pernyataan Trump langsung menggerakkan pasar. Saham Intel naik sekitar 9 persen dalam perdagangan prapasar. Saham Apple ikut naik 0,6 persen.

Trump menyebut kerja sama Apple dan Intel sebagai bagian dari rangkaian kesepakatan manufaktur di AS. Sebelumnya, Nvidia dan Intel pada September mengumumkan kolaborasi untuk mengembangkan infrastruktur AI dan produk komputasi personal.

Intel juga menyatakan bermitra dengan SpaceX, xAI, dan Tesla untuk mendukung Terafab, proyek semikonduktor yang terkait dengan Elon Musk.

CEO Intel Lip-Bu Tan pada April mengatakan sejumlah perusahaan tengah menjajaki cara meningkatkan efisiensi manufaktur silikon. Pasokan semikonduktor global masih sulit mengejar lonjakan permintaan yang dipicu AI.

Dalam unggahannya, Trump juga menyinggung Nvidia dan Musk. Ia menyebut pemerintahannya membantu membawa Nvidia masuk, sementara Musk disebut sepakat membangun “TerraFab” bersama tim teknologi Intel.

Trump mengatakan Washington mendukung Intel dengan imbalan kepemilikan 10 persen saham di perusahaan chip tersebut.

Anadolu mencatat, Intel pada Agustus lalu mengumumkan investasi pemerintah AS senilai 8,9 miliar dolar AS dalam saham biasa Intel. Investasi itu setara 9,9 persen saham dan menjadi bagian dari dukungan untuk manufaktur semikonduktor domestik.

Menurut Trump, nilai Intel sekitar 100 miliar dolar AS ketika pemerintah mengajukan tawaran. Kini nilainya disebut lebih dari 600 miliar dolar AS. Dengan hitungan itu, saham pemerintah AS di Intel bernilai lebih dari 60 miliar dolar AS.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *