Marah 4 Tentaranya Tewas, Israel Tegaskan Seluruh Lebanon Harus Terbakar


JAKARTA – Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir, marah besar empat tentaranya tewas di Lebanon. Dia mengancam seluruh Lebanon harus dibakar.

“Dengan segala hormat kepada Amerika, Israel harus memperjelas kepada seluruh dunia bahwa darah putra-putra kami dan keamanan warga negara kami tidak dapat ditawar. Seluruh Lebanon harus terbakar,” kata Ben Gvir dalam sebuah pernyataan, Jumat 19 Juni, dikutip dari AFP.

Amarah yang sama disampaikan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

“Israel tidak akan mentolerir serangan terhadap tentara kami atau wilayah kami, dan akan menuntut harga yang sangat mahal dari Hizbullah atas serangan-serangan ini,” kata Netanyahu dalam pernyataannya pada Jumat ini.

Pada Jumat ini, militer Israel melakukan operasinya ke Lebanon selatan dengan dalih menargetkan kelompok Hizbullah meski adanya kesepakatan gencatan senjata.

“Selama malam, tentara menyerang dan terus menyerang teroris dan infrastruktur Hizbullah di beberapa daerah di Lebanon selatan. Serangan-serangan ini terjadi setelah pelanggaran berulang terhadap gencatan senjata oleh organisasi teroris Hizbullah,” demikian pernyataan tertulis militer Israel.

Adapun Israel meningkatkan eskalasi serangannya melakukan invasi darat ke Lebanon mulai 2 Maret 2026.

Mengutip Anadolu, sejak saat itu per 7 Juni, sebanyak 3.550 orang tewas dan lebih dari 10.800 lainnya terluka di Lebanon.

Sementara berdasarkan data UNICEF per 17 Juni 2026, 7 anak tewas dan 992 lainnya terluka di Lebanon, disusul sekitar 770.000 anak menghadapi dampak emosional dan mental.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *